Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat terdapat keuntungan dan kelebihan. Keuntungannya dapat mempermudah informasi yang dibutuhkan berkat teknologi. Meski begitu, di balik keuntungan tersebut terdapat ancaman yang mengintai kapanpun dan di manapun.
Pengguna teknologi perlu berhati-hati dalam menjaga keamanan terutama data pribadi. Salah satu contoh bahaya yang mengancam adalah serangan malware, yang dapat merusak sistem atau mencuri data berharga kita.
Malicious software (Malware) merupakan perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, server atau jejaring komputer tanpa izin (informed consent) dari pemilik.
Serangan malware dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem komputer, kehilangan data, pencurian informasi, dan kerugian finansial.
Penyebab umum terjadinya infeksi malware adalah mengunduh perangkat lunak ilegal yang memungkinkan pembuatnya mengisipkan malware ke dalam sistem.
Malware mencakup berbagai jenis, seperti virus, worm, trojan horse, sebagian besar rootkit, spyware, dan adware (yang terinfeksi), serta perangkat lunak lain yang berbahaya dan tidak diinginkan oleh pengguna komputer.
5 Strategi Efektif untuk Mencegah Malware
Ganti Password Aplikasi Khususnya Administrator
Untuk melindungi data pribadi, ubahlah kata sandi aplikasi secara periodik, terutama untuk akun Administrator. Pengguna disarankan menggunakan kata sandi yang kuat.
Kata sandi yang dibuat mengandung unsur nama keluarga, hobi, atau pola sederhana lainnya cukup mudah ditebak. Meskipun kata sandi tersebut mudah diingat, tingkat keamanannya sangat rendah. Jangan menggunakan kata sandi seperti '123456', '123456789', 'qwerty', 'password', dan sebagainya.
Selalu Perbarui Patch Windows
Pembaruan patch windows dilakukan untuk meningkatkan keamanan dengan memperbaiki kerentanan pada Windows. Jika perangkat yang digunkan mendapatkan pembaruan baru, pembaruan tersebut akan diunduh secara otomatis.
Update Web Browser Version
Bagi warga sedulur Banten yang ingin melindungi data dan perangat dari malware, penting untuk diingat bahwa web browser yang tidak diperbarui memiliki kerentanan keamanan yang rendah.
Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Stunting dan Wasting
Memasang Free Tools dari Microsoft
Pasangkan free tools dari Microsoft untuk perangkat, beberapa yang bisa digunakan seperti Windows Defender untuk Windows 10 dan Windows 8.1, Microsoft Security Essentials untuk Windows 7 dan Windows Vista, serta Microsoft Safety Scanner.
Memasang Antivirus
Dengan memasang antivirus, setiap pengguna bisa berjaga-jaga jika salah satu file atau aplikasi di perangkat terinfeksi malware. Ada 2 antivirus yang bisa digunakan untuk melindungi perangkat elektronik, yaitu Avast Business Pro Plus dan Eset Smart Security Premium.
Dengan menerapkan 5 strategi tersebut, warga sedulur Bantne dapat meningkatkan keamanan data dan melindungi perangkat dari serangan malware.
Ingat dan mulailah mencegah malware dari sekarang, sebelum data atau perangkat warga sedulur Banten terkena serangan malware. Kuncinya, tetap waspada dan pilih langkah terbaik untuk menjaga keamanan data pribadimu. (Elok/MGNG)
Artikel lainnya dapat diakses di sini
Sumber :
educsirt.kemdikbud.go.id