Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut ambil bagian dalam kegiatan pencarian dan pertolongan terhadap lima orang jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Kegiatan pencarian dan pertolongan tersebut dilaksanakan pada Rabu (9/9) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan ini, BTB Banten melakukan assessment lokasi serta koordinasi terkait Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, dan BPBD Pandeglang dengan melibatkan personel BTB Banten, yakni Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten Pery Hasanudin, Kabid II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dowi Priana, Relawan BTB Banten Rigi P. Awaludin, Hady Priatna, Muhamad Toha, dan Moch. Gusti.
Dalam pelaksanaannya, BTB Banten juga bersinergi bersama SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, serta Desk Relawan Banten untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Selat Sunda.
“Keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana Banten merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Banten dalam merespons kondisi kedaruratan serta mendukung upaya kemanusiaan bersama berbagai pihak. Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, proses pencarian diharapkan dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.” papar Pery Hasanudin, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten.
Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran BTB Banten dalam respons tersebut merupakan bagian dari peran BAZNAS Banten dalam penanganan kedaruratan berbasis kemanusiaan.
Tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan pascabencana, BTB juga memiliki peran dalam mendukung respons pada situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan keterlibatan relawan di lapangan.