Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Pemprov Banten Jamin Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru 2025/2026

Pemprov Banten Jamin Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru 2025/2026

 10 Dec 2025   964 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan bahwa pasokan kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berada dalam kondisi aman dan terkendali. 

Jaminan ini diberikan untuk menekan potensi kenaikan harga di pasaran akibat meningkatnya permintaan.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandi, menegaskan bahwa Pemprov bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta pemerintah kabupaten dan kota telah menyiapkan berbagai strategi komprehensif.

Upaya ini bertujuan menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga komoditas strategis.

​“Misalnya penguatan stok dan cadangan pangan pemerintah daerah, termasuk komoditas beras, cabai, bawang merah, telur, dan daging,” ujar Deden Apriandi saat membuka High Level Meeting (HLM) Optimalisasi Strategis Pengendalian Inflasi di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten, Rabu (10/12/2025).

​Strategi Pengendalian Harga dan Distribusi

​Untuk mengantisipasi gejolak harga, Pemprov Banten telah dan akan terus menggencarkan sejumlah kebijakan di antaranya melaksanakan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah secara masif di delapan kabupaten dan kota.

Melakukan pemantauan harga harian melalui TPID agar kebijakan respons cepat dapat segera diambil.

Mempererat koordinasi dengan distributor dan rantai pasok untuk memastikan kelancaran distribusi serta menghindari praktik penimbunan.

Mengawasi mutu, keamanan, dan keterlacakan produk di pasar tradisional maupun modern.

​Lebih lanjut, Deden mendorong peningkatan produksi lokal melalui pendampingan petani, penyediaan sarana produksi pertanian, serta perluasan lahan tanam sebagai solusi menjaga suplai dalam jangka panjang.

​Prioritas Utama di Tengah Tantangan Iklim

​Deden menekankan bahwa stabilitas pangan merupakan salah satu prioritas utama Pemprov, terutama karena momentum Nataru identik dengan lonjakan permintaan.

Ia juga menyoroti tantangan kondisi iklim yang tidak menentu dan berpotensi mengganggu proses distribusi pasokan pangan.

​“Upaya menjaga stabilitas pangan bukan hanya tugas rutin tahunan, tetapi bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan inflasi, dan memastikan bahwa seluruh warga Banten dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” jelasnya.

​Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, menjadikan stabilitas pangan sebagai gerakan bersama.

​Kewaspadaan Terhadap Jalur Logistik

​Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Banten, Rawindra Ardiansah, menambahkan bahwa BI Banten bersama TPID terus mewaspadai tren peningkatan harga pada beberapa komoditas menjelang Nataru.
​

Meskipun Banten dilaporkan surplus beras, Rawindra menjelaskan bahwa sejumlah komoditas lain masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Hal ini membuat jalur logistik menjadi faktor krusial dalam pembentukan harga.

​“Karena pembentuk harga itu dari jalur logistik,” pungkas Rawindra, menekankan pentingnya menjaga kelancaran transportasi pasokan.

​Pemprov Banten optimis bahwa melalui kerja sama lintas sektor yang erat, ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat Banten dapat terjaga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Tinjau Pembangunan Ruang Kelas Baru SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang
  • MTQ XXIII Provinsi Banten Resmi Dibuka, 477 Peserta Siap Berkompetisi dan Cetak Generasi Qurani Berprestasi
  • Gubernur Andra Soni Resmikan Payment Point Gerai Samsat untuk Permudah Layanan Pajak
  • Tutup MTQ XXIII Provinsi Banten 2026, Wagub Dimyati Serahkan Piala Bergilir ke Bupati Tangerang
  • Audiensi dengan DMI Banten, Gubernur Andra Soni Sambut Baik Program Kemakmuran Masjid
  • Gubernur Andra Soni Respon Cepat Tangani Aduan PMI asal Serang di Arab Saudi
  • Gelar Rapim, Gubernur Andra Soni Perintahkan OPD Bekerja Lebih Maksimal
  • Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi: Jabatan Harus Ditunjang Kepemimpinan
  • Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas
  • Wagub Dimyati Sampaikan Pelaksanaan Program Sekolah Gratis ke Kepala Staf Kepresidenan
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.