Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Layanan dan Informasi Publik
    • Layanan Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Waspada Deepfake: Manipulasi Digital Lewat AI

Waspada Deepfake: Manipulasi Digital Lewat AI

 15 Sep 2025   379 dilihat
Sumber Gambar : Ilustrasi Deepfake. Design by Freepik

Pesatnya perkembangan teknologi digital membuka peluang banyak dalam berbagai bidang keilmuan, pengetahuan, wawasan serta kebebasan dalam berekspresi. Tetapi dibalik kemajuan teknologi ada ancaman nyata dari segi keamanan, demokrasi bahkan sampai privasi setiap penggunanya.

Warga sedulur Banten pernah melihat tidak sebuah video yang menampilkan seorang tokoh publik sedang mengucapkan hal kontroversial padahal kenyataannya, ia tidak pernah mengatakannya. Atau foto yang terlihat sangat nyata, tapi ternyata hasil rekayasa teknologi. Fenomena ini dikenal dengan istilah Deepfake, sebuah produk dari kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih.

Baca juga: Digital Aman, Hidup Nyaman: Lawan Penipuan Online dengan Literasi Digital

Deepfake adalah teknologi berbasis kecerdasan buatan artificial intelligence (AI) yang memanfaatkan metode deep learning untuk memanipulasi atau merekayasa konten digital berupa gambar, audio, maupun video sehingga tampak seolah-olah autentik.

Melalui teknik ini, wajah, suara, maupun gerak tubuh seseorang dapat ditiru dan diproyeksikan secara realistis, sehingga sulit dibedakan dengan konten asli.

Teknologi ini menggunakan jaringan saraf tiruan (neural network) untuk mempelajari pola wajah, suara, atau ekspresi seseorang, lalu menempelkannya pada video atau audio lain. Hasilnya sering kali begitu halus dan realistis, sehingga orang awam sulit untuk mendeteksi bahwa hasil rekayasa alias palsu.

Baca juga: Filter Berita Hoaks, Gimana Caranya? Simak Kiat-kiatnya di Sini

Kecanggihan Deepfake kini menjadi tantangan terbesar di dunia digital. Teknologi ini bisa manipulasi wajah, suara, bahkan gerakan seseorang dalam bentuk foto maupun video, sehingga sulit dibedakan dengan kenyataan. Jika tidak disikapi dengan bijak, deepfake berpotensi merusak reputasi, menyebarkan hoaks, hingga memicu konflik sosial.

Beberapa ancaman deepfake yang harus warga sedulur Banten ketahui :

  • Penggelapan dan Penipuan

Deepfake sangat berpotensi dimanfaatkan untuk membuat video manipulatif yang menampilkan seseorang seolah-olah melakukan tindakan ilegal dan tidak pantas. Tujuannya untuk merusak reputasi, melakukan penipuan, atau bahkan penggelapan.

  • Manipulasi Politik

Deepfake bisa dijadikan instrumen propaganda untuk memengaruhi opini publik, biasanya  digunakan untuk menjatuhkan lawan politik dengan menampilkan ucapan atau tindakan yang tidak pernah dilakukan.

  • Kekerasan Seksual Berbasis Digital

Teknologi ini bisa digunakan untuk membuat video pornografi palsu tanpa persetujuan pihak yang bersangkutan, hal ini merupakan bentuk kekerasan seksual berbasis digital, Dampaknya sangat serius, mulai dari trauma psikologis, merusak nama baik, hingga ancaman kekerasan fisik terhadap korban.

  • Disinformasi dan penyebaran hoaks

Deepfake dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan berita bohong (hoaks) maupun disinformasi. Konten manipulatif seperti itu berpotensi menciptakan kekacauan, menyesatkan masyarakat hingga menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar di ruang digital.

Menghadapi era teknologi terutama deepfake diperlukan literasi digital sebagai kunci untuk menangkal hoaks. 

Beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh warga sedulur Banten:

  • Periksa sumber informasi sebelum mempercayai dan menyebarkan sebuah video/foto.
  • Bangun kesadaran kritis, jangan mudah terprovokasi oleh konten yang sensasional.
  • Jaga etika digital, jangan ikut-ikutan menyebarkan konten manipulatif meskipun terlihat sangat menarik.
  • Lakukan pengembangan teknologi pendeteksi deepfake yang lebih canggih karena hal ini menjadi krusial untuk memastikan kemampuan membedakan konten autentik dari konten manipulatif.

Deepfake hanyalah salah satu contoh dari pesatnya perkembangan teknologi AI. Tantangannya besar, tetapi peluang untuk belajar juga tak kalah besar. Dengan literasi digital, kita bisa menjadikan dunia virtual sebagai ruang yang aman, sehat, dan bermanfaat. Karena pada akhirnya, bukan teknologinya yang menentukan baik atau buruk, tetapi bagaimana manusia menggunakannya.

(Moh.Fahmi Fauzan/MGNG)
Sumber: komdigi.go.id

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Pantau Operasi Lilin 2025, Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Pastikan Keamanan Malam Tahun Baru 2026
  • Apresiasi Juara DA7 Tasya Allesia, Gubernur Banten Andra Soni: Inspirasi Nyata Generasi Muda Banten
  • Puluhan Ribu Siswa Terbantu, Sekolah Gratis Perluas Jangkauan Hingga Sekolah Swasta
  • Perkuat Meritokrasi, Gubernur Banten Andra Soni: Manajemen Talenta Kunci Profesionalisme ASN
  • Gubernur Banten Andra Soni Antar Kepergian Tokoh Pendiri Banten H. Tryana Sjam'un ke Peristirahatan Terakhir
  • Perkuat Sinergi, Gubernur Andra Soni Ajak Brigif 87/Salakanagara Akselerasi Pembangunan dan Ketahanan Pangan
  • Gubernur Andra Soni: Sekolah Gratis, Strategi Pemprov Banten Tekan Angka Putus Sekolah
  • Wagub Dimyati: Revitalisasi Sekolah Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • Terima Kunjungan Legenda Tenis Meja, Gubernur Andra Soni Bahas Kesejahteraan Atlet hingga Kesiapan Tuan Rumah PON
  • Wagub Dimyati: Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Perkuat Persatuan Bangsa
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.