Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Plh Sekda Provinsi Banten Virgojanti Pimpin Rakor Kebencanaan

Plh Sekda Provinsi Banten Virgojanti Pimpin Rakor Kebencanaan

 26 Sep 2024   247 dilihat
Sumber Gambar : Dokumentasi oleh Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Virgojanti memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan di Taman Wisata Mahoni Bangun Santosa (MBS), Kecamatan Curug Kota Serang, Kamis (26/9/2024).

Peserta Rakor terdiri dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani penanggulangan bencana di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, instansi vertikal seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan SAR Nasional, dan stakeholder lainnya. 

Virgojanti menjelaskan Rakor Kebencanaan sebagai langkah koordinasi dalam rangka penanggulangan bencana di Provinsi Banten.

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Bencana, mengamanatkan tanggung jawab pengelolaan adalah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Tanggung jawab tersebut dilaksanakan melalui perencanaan secara terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh. 

“Artinya, tidak bisa melaksanakan penanggulangan bencana secara parsial. Apalagi secara ego sektoral. Penanggulangan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, bersama-sama dan gotong-royong," kata Virgojanti yang juga secara ex-officio menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten.  

Virgojanti menjelaskan, salah satu pokok bahasan dalam Rakor Kebencanaan tersebut adalah masalah sarana dan prasarana. Kebutuhan sarana dan prasarana dilakukan secara terpadu se-Provinsi Banten.

“Antar daerah bisa saling membantu kekurangan sarana dan prasarana yang dialami daerah yang mengalami bencana,” katanya. 

Provinsi Banten memiliki potensi dan karakteristik bencana yang berbeda-beda. Untuk itu, perlu perencanaan dan koordinasi antar daerah dalam upaya penanggulangan bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Virgojanti juga mengingatkan pentingnya mitigasi bencana, karena tidak ada yang tahu tentang kapan terjadinya bencana.

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Virgojanti, semua pihak harus melakukan persiapan-persiapan menghadapi bencana, melaksanakan pemetaan wilayah rawan bencana, serta jenis bencana yang kemungkinan terjadi.  

Selain itu, Rakor Kebencanaan tersebut, membahas tentang penyebaran informasi kebencanaan.

Pemerintah memiliki kewajiban untuk menyebarkan informasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Masyarakat harus tahu, misalnya, di wilayahnya merupakan rawan bencana,” katanya.

Sehingga, pemerintah bersama-sama masyarakat bisa mempersiapkan diri apabila terjadi bencana.

“Dan, tentunya, kita berharap bencana tidak terjadi,” kata Virgojanti.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana mengatakan, Rakor Kebencanaan rutin dilaksanakan setiap triwulan.

Rakor tersebut sebagai ajang evaluasi atas penanganan bencana di Provinsi Banten. Selain itu, dilakukan persiapan atas situasi terkini di Provinsi Banten.

Pembahasan situasi terkini, Rakor mempersiapkan penanganan bencana akibat perubahan iklim dari musim kemarau ke musim penghujan.

“Potensi bencana yang mungkin terjadi adalah banjir, banjir bandang, longsor, angin puting beliung,” katanya. 

Target utama Rakor adalah upaya pengurangan dan penyelamatan korban pada masa tanggap darurat dan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Malam Anugerah Olahraga SIWO Award 2026 Apresiasi Insan dan Prestasi Olahraga Nasional
  • Kongres Kerja Nasional PWI Pusat Jadi Bagian Rangkaian HPN 2026 Provinsi Banten
  • Silaturahmi Nasional Dewan Kehormatan PWI, Bagian dari Rangkaian HPN 2026 Banten
  • Gubernur Andra Soni Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Berdampak Nyata ke Masyarakat
  • Malam Anugerah Olahraga SIWO Award 2026 Apresiasi Insan dan Prestasi Olahraga Nasional
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.