Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
    • Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Banten Tahun 2023 - 2027
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
    • 2025
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Pj Sekda Provinsi Banten: Pengaturan Jarak Kehamilan Untuk Cegah Stunting

Pj Sekda Provinsi Banten: Pengaturan Jarak Kehamilan Untuk Cegah Stunting

 16 Feb 2023   495 dilihat
Sumber Gambar :

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono mengungkapkan, pengaturan jarak kehamilan melalui pemasangan alat kontrasepsi pasca persalinan turut mencegah kasus stunting. Pengaturan jarak kehamilan memberikan kesempatan pola asuh yang maksimal pada anak. 

Hal itu diungkap oleh M Tranggono dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Pemenuhan Kebutuhan Alat Kontrasepsi dan Peningkatan KB Pasca Persalinan Bersama Mitra Kerja Kabupaten/Kota Provinsi Banten Tahun 2023 di Hotel Aston Anyer, Jl Raya Karang Bolong No. 16, Kabupaten Serang, Kamis (16/2/2023).

“Penanganan stunting Provinsi Banten mendapatkan apresiasi. Data dari SDGS Kementerian Kesehatan, kasus stunting Provinsi Banten turun 4,5 persen dari 24,5 persen menjadi 20 persen,” ungkapnya.

“Melalui pemanfaatan data yang baik, kita optimis untuk mencapai target penurunan stunting,” tambah M Tranggono.

Selain itu, lanjutnya, peran ibu bidan yang lebih sabar dalam penanganan stunting turut menbantu pencapaian penurunan dan penanganan stunting di Provinsi Banten. Bisa membantu pemerintah menjadi lebih baik untuk menuju generasi emas Indonesia 2045 melalui pencegahan dan penanganan stunting yang dilakukan dengan baik.

“Provinsi Banten berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk program KB pasca persalinan untuk mengatur jarak kehamilan dan pola pengasuhan yang baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, M Tranggono juga ungkapkan capaian Provinsi Banten yang menunjukkan kinerja baik dalam pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi bagus. Kondisi ini diharapkan turut meningkatkan asupan gizi pada anak-anak di Provinsi Banten untuk mencegah stunting.

Dikatakan, stunting menjadi bagian dari fokus reformasi birokrasi berdampak yang dicanangkan Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar. Pengendalian inflasi salah satunya berpengaruh pada asupan gizi pada anak. Demikian pula dengan penanganan kemiskinan ekstrim, investasi untuk pertumbuhan ekonomi, serta Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diharapkan turut menggerakkan perekonomian Provinsi Banten.

“Jangan lupa belanja oleh-oleh di sini, di Anyer sebagai destinasi wisata,” pesan M Tranggono.

“Semoga percepatan penanganan stunting terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Sementara Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Nurizki Permanajati mengungkapkan kegiatan itu dilaksanakan salah satunya dalam rangka menggiatkan program KB pasca persalinan. 

“Terkait dengan stunting, BKKBN fokusnya di area pencegahan. Pencegahan stunting dari hulu dimana intervensinya diberikan mulai dari remaja, mengawal calon pengantin, pendampingan terhadap ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, ibu nifas, sampai dengan anak umur 59 bulan,” paparnya.

“Program lainnya dalam pelayanan alat kontrasepsi adalah bagaimana menjaga jarak antara anak pertama, kedua, dan selanjutnya. Karena dengan jarak yang ideal maka pemberian pola asuh terhadap anak bisa maksimal. Pola pengasuhan diberikan sejak terjadi proses pembuahan,” tambah Nurizki.

Dikatakan ada empat 4 faktor “terlalu” yang determinan terhadap stunting. Terlalu muda bersalin, terlalu tua bersalin, terlalu dekat bersalin, dan terlalu banyak anaknya bisa manjadi faktor risiko stunting.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gubernur Banten Andra Soni: Sosok Tegas dan Humanis
  • Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak, Gubernur Andra Soni: Jawab Kebutuhan Transportasi
  • HUT ke-26 Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Pembangunan Berdampak dari Sekolah Baru dan Kesehatan Gratis
  • 26 Tahun Banten, Gubernur Andra Soni: Pembangunan Harus Terus Bergerak dan Maju Berdampak
  • Momentum HUT ke-26 Banten: Gubernur Andra Soni Apresiasi Kinerja Desa dan Perangkat Daerah
  • Bangun Jalan 18 Km, Gubernur Banten Andra Soni dampingi Wakil Panglima TNI Tutup Karya Bakti di Pandeglang
  • Masuk Lima Besar Nasional, Banten Terus Perkuat Iklim Investasi yang Ramah dan Pro-Rakyat
  • Ungkap Terima Kasih ke Irjen Hengki dan Sambut Irjen Hendra, Gubernur Banten Andra Soni Dorong Penguatan Kolaborasi
  • Banten CorpU Resmi Meluncur, Dorong ASN Lebih Inovatif dan Kolaboratif
  • Pemprov Banten Pastikan Rancangan APBD 2027 Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.