Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peran Satuan Radar (Satrad) 401 Tanjung Kait dalam menjaga keamanan wilayah udara di Provinsi Banten. Hal ini dinilai vital mengingat posisi strategis Banten sebagai daerah penyangga Ibu Kota sekaligus lokasi berdirinya Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menerima audiensi Komandan Satrad 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (21/10/2026).
“Terima kasih kepada Komandan Satrad Tanjung Kait yang bertugas sebagai fasilitas negara dalam menjaga wilayah udara kita. Keamanan udara merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama,” ungkap Gubernur Andra Soni.
Andra Soni menjelaskan, Komandan Satrad 401 Tanjung Kait merupakan salah satu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang yang aktif berkoordinasi. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antarlembaga adalah kunci dalam memperkuat kondusivitas wilayah.
Ia berharap Satrad 401 Tanjung Kait dapat terus memaksimalkan tugas operasionalnya, sekaligus menjaga harmonisasi antarunsur Forkopimda demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita berharap satuan radar di Tanjung Kait kian maksimal. Harmonisasi antara Forkopimda juga harus terus berjalan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Satrad 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memaparkan peran satuan radar militer di wilayah Banten.
"Radar militer di tempat kami bertugas melindungi keamanan ruang udara, termasuk di wilayah Provinsi Banten. Tujuannya agar keamanan udara tercapai dan masyarakat Banten merasa aman dan nyaman," ujar Aris.
Lebih lanjut, Aris menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung terjaganya keamanan, khususnya di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten secara umum. Hal tersebut, kata dia, hanya dapat terwujud melalui sinergi yang baik antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
"Dengan sinergi dari semua pihak, rasa aman dapat terwujud dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar," pungkasnya.