Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat sinergi dan berperan aktif mengawal pembangunan daerah.
Hal ini dinilai penting mengingat posisi jurnalis yang strategis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Wagub Banten saat membuka Seminar Nasional dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Hotel Aston Serang, Sabtu (7/2/2026).
Seminar nasional ini mengangkat tema strategis terkait pembangunan infrastruktur, transportasi, serta pengembangan Pelabuhan Ciwandan guna mengakselerasi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat Banten.
Dalam sambutannya, Dimyati mengungkapkan bahwa selama kiprahnya sebagai pejabat publik, ia menempatkan kritik dan masukan dari media massa sebagai informasi dan aspirasi konstruktif.
Informasi dari media dinilai sangat membantu pemerintah dalam merespons permasalahan di lapangan secara cepat.
“Saya kerap menerima tautan berita terkait jalan atau jembatan rusak dari rekan-rekan media. Setelah diverifikasi dan terbukti benar, saat itu juga saya instruksikan dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Dimyati.
Wagub berharap, melalui forum seminar ini, rekan-rekan jurnalis dapat memberikan masukan yang komprehensif.
Referensi luas yang dimiliki insan pers diharapkan mampu memastikan program pembangunan pemerintah berjalan tepat sasaran dan tepat guna.
Kemandirian Fiskal Banten
Pada kesempatan yang sama, Wagub Dimyati juga memaparkan kondisi fiskal Provinsi Banten yang dinilai cukup mandiri dibandingkan daerah lain.
Ia menjelaskan bahwa struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten didominasi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kemandirian fiskal kita cukup tinggi. Dukungan dana transfer dari pemerintah pusat hanya berkisar 20 persen, sementara 80 persen sisanya bersumber dari PAD,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun nilai pembiayaan pembangunan berada di kisaran Rp10 triliun, sebagian besar pendanaan tersebut ditopang oleh kekuatan PAD Banten.
Rangkaian HPN 2026
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, menjelaskan bahwa seminar pembangunan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten.
Selain infrastruktur, topik lain yang dibahas meliputi pariwisata olahraga (sport tourism) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Seluruh tema seminar merupakan usulan dari daerah. Harapannya, daerah mendapatkan dorongan dan perspektif baru dalam pembangunan demi terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat,” tutur Zulmansyah