Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Siap Indonesia Emas 2045, Pj Gubernur Al Muktabar Tegaskan Pemprov Banten Serius Tangani Stunting

Siap Indonesia Emas 2045, Pj Gubernur Al Muktabar Tegaskan Pemprov Banten Serius Tangani Stunting

 25 Sep 2024   332 dilihat
Sumber Gambar : Dokumentasi oleh Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten serius melaksanakan program dan langkah-langkah percepatan penanganan stunting dan gizi buruk sebagai bentuk kesiapan Provinsi Banten dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

Hal itu diungkap Al Muktabar saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan Penurunan Stunting di Provinsi Banten di Aula Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jl Satria Sudirman Kota Tangerang, Rabu (25/9/2024).

“Kita dipandang baik dalam penanganan stunting dan gizi buruk. Melaksanakan langkah sungguh-sungguh dengan pendekatan utama spesifik dan sensitif. Pendekatan ini sangat jelas dan terukur. Menimbang dan mengukur seluruh data balita kita,” ucapnya.

Dengan penanganan yang sungguh-sungguh sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Al Muktabar optimis target 14 persen bisa dilakukan bahkan dapat dilampaui. 

“Pemprov Banten begitu mendapatkan data, dengan sungguh-sungguh melakukan berbagai pendekatan untuk menurunkan stunting hingga 14 persen,” ucapnya.

Hal itu dilakukan agar program tepat sasaran, maka Pemprov Banten melaksanakan pendataan bayi by name by addres bekerjasama dengan para pemangku kepentingan dan melakukan pendataan penimbangan dan pengukuran dengan alat yang tepat.

“Data by name by address agar tepat dalam melaksanakan agenda kerja,” tegasnya.

“Provinsi Banten 100 persen mengukur dan menimbang semua bayi," tambah Al Muktabar.

Dari pendataan by name by addres yang 100 persen atau 824.212 balita, Pemprov Banten bekerjasama dengan Posyandu dan PKK dalam percepatan penanganan stunting dan gizi buruk.

“Kita melakukan intervensi dengan data by name by address. Juga memantau agenda kerja intervensi melalui e-dasawisma,” jelas Al Muktabar.

Diungkapkan Am Muktabar, melalui Dapur PKK, intervensi anak stunting dan gizi buruk melalui program makanan bergizi atau program makanan tambahan berbasis data by name by address.

Hal tersebut dilakukan Pemprov Banten dengan cara melakukan intervensi spesifik dan sensitif.

Pemprov Banten telah siapkan pembiayaan kesehatan berbasis asuransi BPJS kesehatan dalam penanganan kesehatan. Saat ini cakupan universal health care (UHC) telah mencapai 99 persen.

Masih menurut Al Muktabar, untuk memantau intervensi terhadap penanganan anak stunting dan gizi buruk, Pemprov Banten bekerjasama dengan Universitas Indonesia mengembangkan aplikasi e-dasawisma.

Melalui aplikasi ini, intervensi yang telah dilakukan terpantau. Sehingga jika ada hambatan bisa terpantau dan teranalisa.

Di tempat yang sama, Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Sumberdaya Kemaritiman Kemenko PMK, Budiono Subambang mengapresiasi atas program dan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemprov Banten. 

“Capaian target-target pembangunan nasional terutama penanganan stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrem, Alhamdulillah prestasi pencapaiannya bagus,” ucapnya.

Menurutnya, capaian itu tidak mudah melainkan hasil kerja keras bersama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, kemudian diinformasikan.

Selanjutnya, mampu mengkolaborasikan dan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan dalam mencegah dan mempercepat penurunan stunting.

“Terima kasih kepada Provinsi Banten,” ungkap Budiono.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Ini Empat Sekolah Unggul Garuda Transformasi Kemdiktisaintek di Provinsi Banten
  • Jelajahi Keindahan Ujung Kulon, Banten Tawarkan Pengalaman Wisata Alam Kelas Dunia
  • Tinjau Sekolah Rakyat Pandeglang, Gubernur Andra Soni Pastikan Pembangunan Sesuai Target
  • Cerita Wisatawan Menjelajahi Pulau Peucang, Pulang Membawa Cerita dan Kerinduan
  • Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Paperda, Siapkan Atlet Menuju PON di Provinsi Banten
  • Wagub Dimyati Harap TNI Terus Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat di Banten
  • Gubernur Banten Andra Soni Beri Dukungan Semangat ke Timnas Futsal U-17
  • Gubernur Andra Soni Beri Contoh, Gerakan Antar Anak Ambil Rapot Perkuat Pendidikan Karakter
  • Gubernur Andra Soni Komitmen Perkuat Integritas ASN Pemprov Banten
  • Tutup Popda XII Tahun 2026, Gubernur Andra Soni Targetkan Ekosistem Pembinaan Olahraga
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.