Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Pemprov Banten Gandeng Bulog dan PT ABM Jaga Ketahanan Pangan

Pemprov Banten Gandeng Bulog dan PT ABM Jaga Ketahanan Pangan

 24 Jan 2023   481 dilihat
Sumber Gambar :

Pemprov Banten menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Kondisi ketahanan pangan itu penting dijaga untuk menekan angka inflasi yang saat ini menjadi momok semua daerah dan negara-negara di belahan dunia. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, salah satu mekanisme dalam menjaga ketahanan pangan daerah itu dengan memaksimalkan serapan gabah lokal. Untuk itu, Pemprov mengimbau kepada seluruh Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan) agar tidak membawa keluar gabah hasil panennya.

Hal itu diungkap Babar untuk menindaklanjuti arahan Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M Tito Karnavian secara virtual, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang. Selasa, (24/01/2023), 

“Gabah dari petani itu nantinya akan dijual ke Rice Miling Unit (RMU) atau penggilingan lokal, yang selama ini mereka memproduksi beras medium. Karena kalau RMU lokal banyak menampung beras medium lokal, stok beras di pasaran pasti akan terjaga. Nah, di situ nanti ABM bisa berperan aktif,” ujarnya.

Ditambah lagi, lanjut Babar, Pemerintah Pusat mendatangkan beras impor sebanyak 500 ribu ton yang akan digelontorkan secara bertahap ke seluruh daerah, termasuk Provinsi Banten. Saat ini Pemprov Banten terus melakukan komunikasi dengan Bulog agar beras itu bisa segera digelontorkan ke sejumlah pasar di Provinsi Banten.

“Setiap hari kita juga gelontorkan beras medium ke sejumlah pasar yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” katanya.

Terkait dengan komoditas cabai, tambah Babar, melalui PT ABM terus melakukan penyerapan dari sejumlah petani yang ada di Provinsi Banten dengan jaminan stabilitas harga yang akan tetap menguntungkan bagi petani. 

“Kita cabai lokal banyak stoknya. Namun untuk memastikan keamanan pasokan kita juga terus berkomunikasi dengan daerah lain untuk cadangan stok cabai,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Direktur Utama (Dirut) PT ABM Saiful Wijaya mengungkapkan, pihaknya sudah menyerap cabai dari para petani yang beberapa waktu lalu melakukan tanam cabe di beberapa daerah seperti di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Total ada 2 Ton cabai yang kita serap, untuk kemudian kita distribusikan baik ke pasar, Operasi Pasar (OP) dan sejumlah komunitas dengan sasaran yang tepat,” katanya.

Berkaitan dengan harga jual yang diberlakukan, Saiful memastikan cabai yang dijualnya memberlakukan harga di bawah pasaran dan menyasar masyarakat yang tidak mampu. Hal itu sejalan dengan apa yang diperintahkan Bapak Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

“Kita diminta untuk hadir membantu masyarakat dalam menangani pasokan kebutuhan pangan,” pungkasnya.

Sedangkan untuk serapan gabah, lanjutnya, PT ABM sudah melakukan serapan gabah dari petani sebanyak 500 ton. Gabah itu nantinya akan diproduksi menjadi beras medium, untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang terjangkau.  

“Kita hadir untuk membantu para petani agar tidak jatuh harganya pada saat panen raya, sekaligus membantu pengembangan UMKM setempat,” ucapnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Wagub Dimyati Minta peningkatan prosentase kenaikan Transfer Keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat ke Daerah
  • Gubernur Andra Soni: Keselamatan Kerja Penting untuk Dunia Industri Berkelanjutan di Banten
  • Peserta HPN 2026 Antusias Belajar Kearifan Lokal dari Suku Asli Baduy
  • Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan PWI Awards pada HPN 2026 di Provinsi Banten
  • PWI Pusat Apresiasi Gubernur Andra Soni, Nilai HPN 2026 di Banten Berjalan Sukses
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.