Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
    • 2025
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Mengenal Sosok Maria Ulfah, Sarjana Hukum dan Menteri Perempuan Pertama Indonesia Kelahiran Banten

Mengenal Sosok Maria Ulfah, Sarjana Hukum dan Menteri Perempuan Pertama Indonesia Kelahiran Banten

 21 Apr 2025   5730 dilihat
Sumber Gambar : Kementerian Kebudayaan. Potret Maria Ulfah Santoso

Banten memiliki sosok wanita tangguh yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan berkontribusi dalam pergerakan nasional. 

Ia bernama Maria Ulfah Santoso kelahiran Serang Banten, 18 Agustus tahun 1911 dari pasangan Raden Adipati Aria Mochammad Achmad (Bupati Kuningan) dan Raden Ayu Chadidjah Djajadiningrat (Saudara Hoesein Djajadiningrat dan Achmad Djajadiningrat). Kedua adiknya bernama Iwanah dan Hatnan.

Jenjang pendidikan yang Maria tempuh dimulai dari bangku Sekolah Dasar (SD) di Cikini kemudian pindah ke SD Willemslam. 

Pada jenjang SMA, Maria melanjutkan sekolahnya di Koning Willem III School pada 1924. 

Setelah tamat SMA, ia berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Leiden Belanda pada 1929 dan lulus tahun 1933. 

Usai menyelesaikan pendidikannya, Maria sempat bekerja di kantor Kabupaten Cirebon. 

Tak lama kemudian, ia memilih mengajar bahasa Jerman dan Ketatanegaraan di sekolah Muhammadiyah di Batavia. 

Dari sanalah kiprah Maria dimulai dalam pergerakan nasional. Mimpinya adalah agar kaum perempuan selalu sadar akan kewajibannya sebagai ibu bangsa. 

Sederet prestasi Maria Ulfah:

  • Menteri Perempuan pertama Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam membela hak-hak wanita
  • Calon anggota Volksraad dari kalangan wanita yang duduk sejajar besama founding father BPUPKI 
  • Menjabat sebagai ketua Kowani tahun 1950 
  • Memperjuangkan peningkatan jumlah sekolah untuk anak Perempuan pada kongres Perempuan Indonesia. 
  • Mendorong peraturan untuk membantu para janda dan anak yatim-piatu dari pegawai sipil. 
  • Ketua Badan Perlindungan Perempuan Indonesia dalam perkawinan. 
  • Setelah Merdeka Maria Ulfah menjadi Menteri Sosial pada Kabinet Sjahrir II (1946). Di bawah kendalinyalah lahir kantor urusan buruh (Cikal bakal hadirnya Kemnaker RI)
  • Sarjana hukum Perempuan pertama dari Hindia Belanda (Indonesia saat dijajah Belanda)
  • Pada 1959, Maria mengusulkan Hari Ibu 22 Desember dijadikan sebagai hari nasional. 

Sosok Maria Ulfah dikenal sebagai aktivis perempuan yang memiliki pengaruh penting saat terlibat dalam Kongres Perempuan Indonesi. 

Kehadirannya memberikan beberapa usulan, salah satunya peningkatan jumlah sekolah untuk perempuan. 

Hal ini dilakukan agar para perempuan memiliki hak yang sama dengan para lelaki di ruang publik. 

Selain itu, kecerdasan Maria membuatnya dipercaya untuk menjadi Menteri Perempuan pertama di Indonesia dan sempat masuk sebagai calon anggota Volksraad di BPUPKI. 

Kiprah Maria di bidang politik dan pemerintahan membuka mata kita bahwa hadirnya perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata. Emansipasi wanita telah melekat pada diri Maria. 

Dari kisah Maria Ulfah, kita bisa belajar bahwa perempuan dan laki-laki mempunyai kesempatan yang sama untuk berperan dalam ranah pemerintahan. 

Semoga di Banten terus tumbuh wanita-wanita hebat lainnya yang memberi dampak pada kemajuan bangsa di berbagai sektor. 

 

 

Sumber: Kemdikbud dan @potretlawas

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten
  • Gubernur Andra Soni Minta Ikatan Alumni Menwa Banten Perkuat Nilai Bela Negara Generasi Muda
  • Gubernur Andra Soni : Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan
  • Gubernur Banten Andra Soni Tata Kawasan Zona Industri Serang Barat
  • Program Trans Banten Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat
  • Wagub Dimyati: Empat Raperda Usulan DPRD Banten untuk Kepentingan Masyaraka
  • Dengar Keluhan Warga, Gubernur Banten Andra Soni Bangun Jalan Kampung Buluh Pandeglang
  • Ribuan Penari Meriahkan Festival Gabrugan di Padarincang Serang, Dimyati Ingin Masukan ke Kegiatan KEN
  • Gubernur Banten Andra Soni Dukung Jambore Pemuda Ketahanan Pangan, Disiapkan Jadi Percontohan Nasional
  • Gubernur Banten Andra Soni Setujui Empat Raperda Usul DPRD Provinsi Banten
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.