Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Ikuti Ratas Penanganan Stunting, Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Terus Menekan Angka Stunting

Ikuti Ratas Penanganan Stunting, Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Terus Menekan Angka Stunting

 19 Mar 2024   528 dilihat
Sumber Gambar :

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan langkah-langkah dalam menekan angka stunting, sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 serta menyambut bonus demografi.

"Pada prinsipnya kita terus berupaya untuk menekan angka stunting dengan sebaik-baiknya. Angka stunting ini penting sekali untuk kita tekan dan selesaikan, karena stunting ini menyangkut terhadap generasi muda kedepannya," ungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Selasa (19/03/2024).

Ratas dilaksanakan tingkat Menteri tentang Koordinasi Pengarahan dan Pelaksanaan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Selanjutnya, Al Muktabar menuturkan dalam Ratas tersebut untuk menyinkronkan data stunting, hingga menyampaikan perkembangan penanganan stunting di masing-masing daerah.

"Tadi dari arahan beliau (Pak Wapres KH. Ma'ruf Amin) disampaikan, bahwa koordinasi antar lembaga dengan pemerintah daerah untuk fokus dalam menangani stunting," katanya.

Selain itu, kata Al Muktabar, untuk sisi pengawasan dalam upaya penanganan stunting di Provinsi Banten. Pihaknya telah meminta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) lakukan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan. 

"Pengawasan kita mulai dari perencanaan untuk hal penanganan stunting, dan itu harus mendarat langsung kepada individu penderita stunting atau keluarganya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Al Muktabar menuturkan dalam menekan angka stunting, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan kepada anak stunting maupun keluarganya. Akan tetapi, melakukan langkah-langkah preventif. 

"Preventif juga kita lakukan, mulai dari melakukan sosialisasi kepada Ibu hamil, anak sekolah dan lainnya. Penanganan stunting ini harus dilakukan bersama-sama atau pentahelix," tuturnya.

Sementara, Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin mengatakan target pemerintah terhadap penurunan angka prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024 dapat dicapai, apabila semua pihak lebih bersungguh-sungguh menjalankan program penurunan stunting yang menjadi tanggung jawabnya, berinovasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dalam pelaksanaannya.

“Harus fokus pada intervensi yang mempunyai daya ungkit besar bagi penurunan stunting," ujarnya.

Selain itu, Wapres meminta agar seluruh pihak terkait memperhatikan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis Kementerian Kesehatan. Ia pun menginstruksikan agar program intervensi khususnya diarahkan pada upaya pencegahan terjadinya stunting baru.

“Pelaksanaan program penurunan stunting harus dipantau, dievaluasi, dan dilaporkan secara terpadu dan berkala. Sehingga dapat diketahui perkembangan, capaian, dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, yang kemudian kita bisa mengambil langkah berikutnya untuk memastikan target tahun 2024 bisa dicapai,” katanya.

Selanjutnya, Wapres menginstruksikan kepada Kepala Daerah yang hadir agar dapat memastikan penurunan stunting di wilayahnya dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan menyasar langsung.

“Pastikan semua pihak, termasuk dari lembaga non pemerintah seperti dunia usaha, akademisi, lembaga keagamaan dan lembaga swadaya masyarakat, untuk bergotong royong dalam percepatan penurunan stunting,” pungkasnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Wagub Banten Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Museum SMSI
  • HPN 2026, Pemprov Banten Dorong Pers Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI
  • Dialog Kebudayaan Jadi Bagian Rangkaian HPN 2026 di Provinsi Banten
  • Jalan Sehat Meriahkan Rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten
  • Dukung Indonesia ASRI, Andra Soni Akan Terbitkan Ingub Gerakan Jumat Bersih
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.