Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

El Nino Diprediksi Capai Puncak Juli–Agustus, Banten Perkuat Antisipasi Kekeringan

El Nino Diprediksi Capai Puncak Juli–Agustus, Banten Perkuat Antisipasi Kekeringan

 03 Jul 2026   44 dilihat
Sumber Gambar : El Nino Diprediksi Capai Puncak Juli–Agustus, Banten Perkuat Antisipasi Kekeringan

Pemerintah Provinsi Banten bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pertanian terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus.

Kepala Unit Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak, Trian Asmarahadi, menjelaskan bahwa El Nino merupakan fenomena meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang menyebabkan berkurangnya curah hujan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

Menurutnya, musim kemarau tahun ini datang lebih cepat sekitar satu bulan dibanding kondisi normal. Meski demikian, El Nino tidak berarti hujan akan berhenti sepenuhnya, melainkan intensitas hujan menjadi lebih sedikit sehingga musim kemarau berlangsung lebih panjang.

"Hampir seluruh wilayah Banten akan merasakan dampaknya. Namun wilayah Banten Utara diperkirakan mengalami musim kemarau lebih awal dan lebih lama dibanding wilayah selatan," ujar Trian dalam talkshow yang diselenggarakan Diskominfo SP Banten. 

Ia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi berdampak pada berbagai sektor, terutama pertanian, perikanan, hingga ketersediaan air bersih. Cuaca yang lebih panas juga meningkatkan risiko dehidrasi, kekeringan, serta gangguan terhadap pasokan energi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air dan listrik, serta rutin memperbarui informasi cuaca sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kondisi cuaca ekstrem.

Tonton videonya di sini : Aman dan Siap, Strategi Banten Hadapi El Nino | Bincang Bareng Seputar Banten 

Sementara itu, Sekretaris BPBD Provinsi Banten, Hery Yulianto, mengatakan BPBD telah menyusun rencana kontinjensi kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino. Dokumen tersebut merupakan salah satu dari 14 rencana kontinjensi yang disiapkan BPBD untuk menghadapi berbagai potensi bencana di Provinsi Banten.

Menurut Hery, penetapan status darurat kekeringan akan dilakukan apabila hasil kajian di lapangan menunjukkan kondisi yang memenuhi ketentuan penanggulangan bencana. Setelah status darurat ditetapkan, rencana kontinjensi akan diubah menjadi rencana operasi.

"Kami terus memantau dampak El Nino, mulai dari potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, gangguan kesehatan masyarakat, hingga pemenuhan kebutuhan air bersih," ujarnya.

BPBD juga telah membentuk satuan tugas (satgas) dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, seperti Kementerian Kehutanan, Polda Banten, perguruan tinggi, serta pemerintah kabupaten/kota. 

Apabila terjadi kekeringan ekstrem, BPBD akan berkoordinasi dengan BNPB, TNI Angkatan Udara, BPBD DKI Jakarta, dan BPBD Jawa Barat untuk pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.

Selain itu, BPBD telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menyiapkan skema distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak.

Hery menjelaskan, pendistribusian air bersih melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dapat dilakukan setelah pemerintah menetapkan status darurat bencana. Salah satu syaratnya, minimal dua kabupaten atau kota telah menetapkan status darurat, sehingga Pemerintah Provinsi Banten dapat mengajukan penggunaan anggaran BTT dan membentuk tim penanganan darurat di lokasi terdampak.

Ia menambahkan, implementasi kewenangan penanggulangan bencana mengacu pada ketentuan yang berlaku dan dilaksanakan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan, sehingga pemerintah provinsi dapat memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten dan kota apabila diperlukan.

Di sisi lain, BPBD juga terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui program BPBD Goes to Campus yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. 

Dalam program tersebut, mahasiswa diberikan pembekalan teori dan praktik kebencanaan, kemudian didorong menjadi Duta BPBD agar dapat berperan aktif dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di lingkungan masing-masing.

Hery mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mengurangi risiko kekeringan dengan menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan, seperti menghemat penggunaan air, memperbanyak ruang terbuka hijau, membuat lubang biopori, serta menanam pohon di lingkungan sekitar.

"Bencana merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita menjadi masyarakat yang lebih bijak dalam memanfaatkan air dan bersama-sama membangun ketangguhan menghadapi bencana," terangnya. 

Di sektor pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Banten telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga produktivitas lahan selama musim kemarau. Upaya tersebut antara lain:

  • Pemerintah Provinsi Banten melalui UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPHP) menyiapkan fasilitas pinjam pakai selang air berdiameter 3 inci bagi petani yang mengalami kekurangan air. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk mengalirkan air dari sumber air terdekat dengan bantuan mesin pompa yang disediakan secara swadaya oleh petani.
  • Di tengah keterbatasan anggaran, Dinas Pertanian Provinsi Banten memperoleh dukungan dari Kementerian Pertanian RI berupa fasilitasi pembangunan satu embung penampung air sederhana. Embung tersebut direncanakan dibangun di kawasan pertanian yang rawan kekeringan dan memiliki sumber air terdekat. Saat ini lokasi yang diusulkan di Kabupaten Serang masih dalam proses verifikasi.
  • Menyediakan fasilitas pinjam pakai mesin pompa air bagi petani yang mengalami kesulitan air saat musim kemarau. Peminjaman dilakukan melalui Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Brigade Alsintan) setelah adanya usulan dari kelompok tani.
  • Pemantauan lokasi kekeringan dilakukan secara berkala oleh Petugas POPT untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan dan menjadi dasar penanganan. 
  • Bantuan benih disiapkan bagi petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan, setelah dilakukan verifikasi tingkat kerusakan tanaman oleh Petugas POPT. 
  • Pemanfaatan mesin pompa air terus dioptimalkan melalui sistem pinjam pakai agar kelompok tani dapat memenuhi kebutuhan irigasi selama musim kemarau.

Melalui berbagai langkah mitigasi tersebut, Pemerintah Provinsi Banten berharap dampak El Nino terhadap masyarakat, khususnya petani, dapat diminimalkan. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kesiapsiagaan sebagai budaya bersama, karena menghadapi bencana merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Wagub Dimyati Dorong Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa Hadapi Perubahan Iklim
  • Gubernur Andra Soni Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Pengemudi Ojol
  • Hari Bhayangkara Ke-80, Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Pemprov Banten dan Polda Banten
  • Wagub Dimyati: Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Perkuat Ekosistem Pendidikan Banten
  • Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung
  • El Nino Diprediksi Capai Puncak Juli–Agustus, Banten Perkuat Antisipasi Kekeringan
  • Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung
  • Gubernur Andra Soni Resmikan Payment Point Gerai Samsat untuk Permudah Layanan Pajak
  • Pemprov Banten Dukung Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Perkuat Akses Pendidikan Berkualitas
  • Gubernur Andra Soni Tegaskan Pemprov Banten Komitmen Ciptakan Iklim Usaha yang Baik
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.