Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Banten Panen Raya Jagung, Wagub Ahmad Dimyati: Momentum Peningkatan Kesejahteraan Petani

Banten Panen Raya Jagung, Wagub Ahmad Dimyati: Momentum Peningkatan Kesejahteraan Petani

 28 Sep 2025   106 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan panen raya jagung menjadi momentum penting dalam mewujudkan swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Hal tersebut dikatakan Wagub Dimyati saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal III bersama Kapolda Banten Irjen Hengki di Kampung Ciruas Cilik, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (27/9/2025).

Panen raya yang diinisiasi jajaran Polri ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Acara pusat dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Wagub Dimyati mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang dicapai petani.

“Syukur Alhamdulillah, panen ini membawa kebahagiaan dan yang paling utama adalah manfaat langsung untuk petani,” ujarnya.

Dimyati menekankan pentingnya menjaga lahan pertanian agar tetap produktif. Ia berharap ada keseimbangan lahan antara pertanian dan pembangunan. 

“Jangan semua dialihfungsikan untuk industri atau perumahan. Kita harus seimbangkan agar pangan tetap tersedia,” katanya.

Ia juga menyoroti perlunya peran Bulog dalam menyerap hasil panen petani. 

“Kalau Bulog masuk membeli, harga lebih terjamin. Petani mendapat kepastian dan bisa hidup lebih sejahtera,” tambahnya.

Menurut Dimyati, pangan tidak hanya terkait kebutuhan konsumsi, tetapi juga menyangkut kestabilan ekonomi masyarakat. Indonesia akan kuat jika pertanian berkembang. 

“Kalau pangan cukup, masyarakat tenang. Kalau masyarakat tenang, negara juga kuat,” tegasnya.

Menurutnya, dengan hasil panen yang melimpah, panen raya jagung di Ciruas menjadi simbol kuatnya kebersamaan antar petani di Banten. Khususnya dalam menjaga ketahanan pangan. 

“Panen ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga kebersamaan. Pemerintah, kepolisian, dan petani bersatu demi swasembada pangan dan kesejahteraan rakyat,” kata Dimyati menegaskan.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten Irjen Hengki menyatakan bahwa panen raya jagung tidak sekadar simbol panen. Tetapi bukti nyata sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Panen ini maknanya luas, bukan hanya soal jagung. Ini adalah wujud gotong royong untuk ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, budidaya jagung mampu memberi nilai ekonomi yang signifikan. Petani juga bisa lebih sejahtera. 

“Di lokasi ini, dari satu hektare, modal sekitar Rp 9 hingga Rp 10 juta, hasilnya bisa 7 ton. Dengan harga Rp 6.400 per kilogram, petani bisa memperoleh lebih dari Rp 40 juta. Ini prospek sangat baik,” ungkapnya.

Kapolda juga menegaskan peran kepolisian dalam mendukung petani. Apa yang dilakukan kepolisian dalam mendukung petani adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. 

“Selain menjaga keamanan, Polri juga ikut memastikan rakyat tidak kekurangan pangan. Ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menyampaikan, hasil panen kali ini mencapai dua puluh satu ton dari tiga hektare lahan, dan ke depan akan diperluas hingga tiga puluh lima hektare di wilayah Kabupaten Serang.

Ia juga menyebut kegiatan panen dirangkaikan dengan gerakan pangan murah berupa beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Condro juga menegaskan distribusi hasil panen jagung di lokasi ini akan diarahkan ke Bulog agar penyerapan lebih terjamin.

“Kalau kadar air di bawah 14 persen dan kualitas sesuai, jagung bisa diserap Bulog dengan harga Rp6.400 per kilo. Ini penting untuk jaga harga dan pastikan petani untung,” katanya.

Ketua Gapoktan Ranjeng Berkah, Sapta Mulyana, menegaskan petani adalah penyangga utama ketahanan pangan.

Menurutnya petani bagian penting dari stabilitas bangsa. Kalau petani sejahtera, negara akan kuat.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan kepolisian yang mendampingi proses budidaya.

“Mulai dari pengolahan lahan hingga panen, kami dibimbing penuh oleh bapak Kapolres Serang. Ini bukti kepedulian nyata terhadap petani,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Polda Banten juga menyalurkan bantuan kepada kelompok tani berupa bibit, pupuk NPK, pupuk urea, pupuk Bhabin, serta obat-obatan pertanian.

Selain itu, disalurkan pula bantuan sosial berupa lima puluh paket sembako kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Polda Banten melaksanakan gerakan pangan murah dengan total sepuluh ton yang tersebar di seluruh Polres.

Terdiri dari Polresta Tangerang sebanyak tiga ton, Polresta Serang Kota satu ton, Polres Cilegon satu ton, Polres Lebak sayu ton, Polres Pandeglang satu ton, dan Polres Serang tiga ton.

Secara simbolis, satu ton beras disalurkan di lokasi panen raya Ciruas.

Sebelumnya, hasil panen jagung yang telah dicapai di Banten mencapai 2.442,41 ton, terdiri dari kuartal I sebesar 829,91 ton dan kuartal II sebesar 1.612,5 ton.

Untuk panen kuartal III dan seterusnya, seluruh produksi diwajibkan dijual serta diserap Perum Bulog guna memenuhi target tambahan sebanyak 2.000 ton.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Pemprov Banten dan KPK Gelar Rakor Pengelolaan Pajak Daerah
  • Ekonomi Banten 2025 Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Tertinggi Pasca Pandemi
  • Gubernur Andra Soni: Industri Halal di Provinsi Banten Berpotensi Terus Berkembang
  • Indikator Sosial Ekonomi Banten Menguat: Kemiskinan Turun, Tenaga Kerja Terserap, Ekonomi Tumbuh
  • Ayok Ramaikan Semarak Jalan Sehat Sambut HPN 2026 di Banten
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.