Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

4 Gunung di Pandeglang Banten untuk Pendaki Pemula

4 Gunung di Pandeglang Banten untuk Pendaki Pemula

 23 Jan 2025   13906 dilihat
Sumber Gambar : Panorama pemandangan 4 Gunung di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabupaten Pandeglang, Banten, tidak hanya memiliki pantai yang indah. Pandeglang juga memiliki gunung yang cocok untuk hiking (mendaki) dan melepas penat dari setumpuk pekerjaan dengan deadline ketat!

Hiking bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu liburan warga sedulur Banten agar pikiran menjadi segar dan beban hidup berkurang. 

Dilansir dari berbagai sumber, manfaat hiking di antaranya adalah dapat menghilangkan stress, mengembalikan kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh serta bonusnya bisa menurunkan berat badan. 
 
Bagi  warga sedulur Banten yang ingin mencoba hiking, berikut 4 rekomendasi gunung di Pandeglang Banten yang bisa dicoba. 

1.    Gunung Honje
Bagi pendaki pemula, Gunung Honje wajib dicoba. Gunung Honje sendiri memiliki ketinggian sekitar 620 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pintu masuk menuju ke Gunung Honje ada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. 

Foto: @putri_momasyifaaulia

2.    Gunung Karang
Gunung Karang memiliki ketinggian 1.778 mdpl. Pada bagian puncaknya terdapat ‘Sumur Tujuh’. Pemberian nama tersebut karena terdapat tujuh sumber mata air yang ada di puncak Gunung Karang. 

Gunung Karang masuk dalam kelompok stratovolcano yang memiliki potensi meletus. Sejak zaman dulu, Gunung Karang dijuluki sebagai tempat berkumpulnya para wali. 

Foto: @nicholasdsputra__

Selanjutnya, pada masa penjajahan Jepang dan Belanda, Gunung Karang digunakan sebagai tempat bersembunyi tentara Republik. 

Terdapat tiga jalur pendakian ke Gunung Karang, yaitu via Kampung Paku Haji, Desa Kaduengang, yang membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 jam perjalanan. Jalur berikutnya via Pagerbatu yang membutuhkan waktu tempuh 7 sampai 8 jam. Jalur lainnya yaitu via Kaduhejo. 

Tarif masuk menuju Gunung Karang dibayarkan seikhlasnya. Sebelum mendaki, terkadang pengunjung diminta untuk ziarah terlebih dahulu. Total pos pendakian di Gunung Karang ada 4, di pos 2 dan pos 3 terdapat warung yang bisa digunakan untuk menambah amunisi perbekalan selama menuju puncak. 

Sebagai informasi, saat ini area pendakian ke Gunung Karang belum mengizinkan untuk camping di area sekitar gunung, sebab kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk mendirikan tenda dan menginap. 

3.    Gunung Pulosari 
Menurut berbagai sumber, Gunung Pulosari merupakan tempat yang disinggahi Sunan Gunung Jati dan putranya, Maulana Hasanuddin, sebelum menaklukkan Raja Banten Girang. Dulu banyak ditemukan arca dan dan situs kuno di sekitar Gunung Pulosari.

Meski begitu, Gunung Pulosari yang memiliki ketinggian 1.343 mdpl banyak diminati oleh para pendaki. Menuju Gunung Pulosari dapat dilakukan salah satunya melalui jalur Cihunjuran dengan lokasi basecamp di cafe sisi sungai tepatnya di Cihunjuran, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Registrasi untuk pendakian dimulai pukul 05.00 WIB sampai 22.00 WIB. Pembelian tiket dilakukan secara on the spot dengan harga tiket Rp30.000/ orang, sudah termasuk asuransi. Untuk pendaki yang hendak melakukan pendakian esok hari bisa bermalam dan beristirahat di basecamp. Fasilitas di basecamp dilengkapi musala dan toilet.

Foto: @chrulfazzy
 
Selanjutnya, pendakian ke Gunung Pulosari bisa dilakukan di jam 05.00 WIB sampai jam 17.00 WIB. Bagi para pendaki 'fomo' nih, tidak diperbolehkan solo hiking di Gunung Pulosari. 

Selain itu, bagi pendaki yang hendak bermalam, wajib membuka tenda di area yang sudah ditentukan (area Trio Binama). Perlu diingat para pendaki tidak diperbolehkan membuka tenda di area puncak dan kawah. Selain itu, pendakian yang dilakukan malam hari wajib didampingi oleh local guide

Persyaratan lain bagi para pendaki 'tektok' (pulang pergi) usahakan pendakian dimulai pukul 05.00 WIB sampai 11.00 WIB, tidak diperbolehkan solo hiking. Para pendaki tektok juga wajib tahu bahwa durasi mendaki dari basecamp ke puncak dan kembali lagi ke basecamp memakan waktu kurang lebih 7 sampai 8 jam. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para calon pendaki ke Gunung Pulosari di mana pendaki wanita di bawah usia 17 tahun wajib didampingi pendaki dewasa. 

Dilarang mendirikan tenda di area kawah dan puncak. Petugas basecamp dapat sewaktu-waktu melakukan penindakan dan kebijakan sesuai kondisi serta penutupan sementara apabila pantauan cuaca kurang baik, dilarang membuang sampah di gunung dan wajib membawa kembali sampah dari barang bawaan, jika melanggar terdapat denda yang harus ditanggung oleh para pendaki. 

4.    Gunung Aseupan
Gunung Aseupan berjarak sekitar 18 km sebelah barat dari pusat Kota Pandeglang. Gunung ini memiliki ketinggian 1.174 mdpl. Pada area puncak Gunung Aseupan terdapat makam, namun tidak diketahui siapa yang dimakamkan di sana. 

Gunung Aseupan menyuguhkan pemandangan yang tak kalah menarik dengan ketiga gunung yang sudah diulas di atas. Untuk mendaki Gunung Aseupan terdapat sekitar tiga jalur yang masing-masing sudah disediakan basecamp untuk para pendaki beristirahat sebelum mendaki.
 
Jalur yang bisa dilalui menuju Gunung Aseupan yaitu via Kaduhejo Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang. Di jalur ini para pendaki akan disuguhkan dengan suasana alam yang asri dan bonus curug dari mata air jernih pegunungan. Pada jalur ini kemah bisa dilakukan di pos tiga. 

Foto:@yatiii09

Untuk informasi lebih lengkapnya dapat menghubungi nomor 085216932600, 085180637073,

Jalur kedua bisa dilakukan via Kantong Semar, Sikulan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang. Nomor kontak yang bisa dihubungi 082120331400

Jalur ketiga yaitu via abah Umar, Sikulan, Kabupaten Pandeglang. Berikut ini nomor kontak yang bisa dihubungi untuk informasi lebih lengkapnya  085775067739

Sebelum mendaki, para pengunjung diwajibkan melengkapi kelengkapan identitas diri, wajib membawa perlengkapan pendakian, wajib membuka dan memperlihatkan barang bawaan yang dibawa serta membawa alat P3K pribadi. 

Larangan yang tidak boleh dilakukan oleh para pendaki selama di Gunung Aseupan yaitu dilarang memetik dan membawa tanaman kantong semar, dilarang merusak lingkungan sekitar, dilarang membawa gitar, sound atau salon, dilarang membuang bekas sampah dan minuman serta wajib membawa turun kembali sampah serta larangan lainnya yang wajib dipatuhi selama mendaki. 

Demikian informasi tempat mendaki gunung di Pandeglang Banten yang bisa menjadi rekomendasi liburan di alam bagi warga sedulur Banten. Jangan lupa tetap cek prakiraan cuaca dan berhati-hati selama berlibur ya serta jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh kurang fit

 

 

Sumber:
1.    Instagram @gunungkarangofficial
2.    @gunungpulosariofficial
3.    @gunung.aseupan
4.    Jurnal UPI “Eksplorasi Potensi Sumber Daya Gunung Karang dan Gunung Aseupan”

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak
  • Resmikan Renovasi Masjid Assa’adah, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kekompakan dan Gotong Royong Warga
  • Gubernur Andra Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak
  • Gubernur Andra Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple
  • Resmikan Renovasi Masjid Assa’adah, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kekompakan dan Gotong Royong Warga
  • Di Kongres Perhimpunan Dokter, Wagub Dimyati Apresiasi Pengabdian Dokter
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.