Warga Sedulur Banten, tahu tidak kalau dalam rangkaian tradisi Seba Baduy ada momen sarapan bersama bernama Mumuluk? Sekilas terlihat sederhana. Namun di baliknya tersimpan nilai penghormatan, kebersamaan, dan amanat kepemimpinan yang diwariskan turun-temurun.
Mumuluk berasal dari bahasa Sunda yang berarti makan atau sarapan. Dalam tradisi Seba Baduy, Mumuluk dimaknai sebagai ngariung, yaitu berkumpul bersama antara masyarakat Baduy dan pemimpin daerah yang disebut sebagai Bapak Gede.
Dalam momen ini, Gubernur Banten disuguhi hidangan khas yang penuh filosofi: Laksa, sebagai simbol doa agar pemimpin memiliki wibawa serta mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Umbul Pahit, sebagai simbol ketangguhan, daya tahan, dan kekuatan lahir batin dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Tradisi ini mengajarkan bahwa hubungan antara pemimpin dan masyarakat tidak hanya dibangun lewat kebijakan, tetapi juga melalui rasa hormat, doa, dan komitmen menjaga keseimbangan alam serta kehidupan bersama. Dari Baduy, kita belajar bahwa kesederhanaan sering kali menyimpan makna yang paling dalam. ………………………………
Informasi seputar Pemprov Banten bisa diakses melalui:
🌐 Website: bantenprov.go.id
𝕏 @banten_pemprov
📘 Facebook: facebook.com/bantenpemprov
▶️ YouTube: @pemerintahprovinsibanten
🎵 TikTok: @pemprovbanten
📧 Email: pemerintahprovinsibanten@bantenprov.go.id
………………………………