Harga pangan berubah, kondisi petani ikut bergerak. Karena itu, menjaga pangan tetap tersedia dan terjangkau perlu dilakukan dari hulu hingga ke pasar. Pada minggu ketiga September 2026, 17 dari 25 komoditas pangan yang dipantau di Banten mengalami kenaikan harga.
Di sisi produksi, Nilai Tukar Petani (NTP) Banten pada Juli 2026 mencapai 111,86, yang mencerminkan perbandingan harga yang diterima petani dengan harga yang dibayarkan untuk kebutuhan produksi dan konsumsi. Pemprov Banten terus menjaga akses masyarakat terhadap pangan melalui berbagai upaya.
Salah satunya Gerakan Pangan Murah (GPM), yang hingga 4 September 2026 telah dilaksanakan sebanyak 38 kali. Di saat yang sama, ekonomi Banten terus tumbuh. Ekonomi Banten pada Semester I 2026 tumbuh 5,57%. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga mencatat pertumbuhan 17,88% pada Triwulan I 2026. Angka-angka ini menunjukkan bahwa dinamika harga pangan, kondisi petani, dan pertumbuhan ekonomi saling berkaitan.
Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tersebut terus membuka manfaat yang semakin terasa bagi masyarakat. Dari petani yang memproduksi pangan hingga masyarakat yang membelinya, setiap bagian punya peran dalam menjaga ketahanan pangan Banten. Sumber: BPS Provinsi Banten Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Bappeda Provinsi Banten Mari bersama menjaga pangan Banten tetap tersedia, terjangkau, dan mendukung kesejahteraan petani.
🌐 bantenprov.go.id
𝕏 @banten_pemprov
📘 Facebook: bantenpemprov
▶️ YouTube: @pemerintahprovinsibanten
🎵 TikTok: @pemprovbanten
📧 pemerintahprovinsibanten@bantenprov.go.id