Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
    • 2025
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Tak Sekadar Kejar Target Nasional, Gubernur Andra Soni Ingin Seluruh Warga Banten Sehat Lewat CKG

Tak Sekadar Kejar Target Nasional, Gubernur Andra Soni Ingin Seluruh Warga Banten Sehat Lewat CKG

 31 Aug 2026   342 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten

Gubernur Banten Andra Soni, menegaskan akan terus rutin meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna memastikan program tersebut berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya seusai meninjau pelaksanaan CKG di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin (31/8/2026).

​Dalam pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama tenaga kesehatan menargetkan pemeriksaan terhadap 350 warga di Pondok Aren. Menurut Andra, kesadaran masyarakat untuk mengikuti skrining kesehatan saat ini terus menunjukkan tren positif. Hal itu tecermin dari capaian Program CKG di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Banten yang terus meningkat.

​"Minggu lalu, capaian Kota Tangsel sudah menyentuh angka 47 persen, atau di atas rata-rata target nasional. Kini, angkanya kembali meningkat menjadi 53 persen," ujar Andra.

​Untuk tingkat Provinsi Banten, Andra memaparkan bahwa capaian CKG telah menjangkau sekitar 6,4 juta warga, jauh melampaui standar nasional yang berada di angka 46 persen. Kendati demikian, ia menekankan agar program ini terus digulirkan secara masif hingga akhir tahun.

​"Target utama kita bukan sekadar angka atau persentase capaian, melainkan bagaimana memastikan seluruh masyarakat Banten benar-benar mengikuti CKG dan terpantau kesehatannya," tegasnya.

​Lebih lanjut, ia memastikan bahwa setiap temuan penyakit dari Program CKG selalu ditindaklanjuti dengan penanganan medis yang komprehensif. Sebagai contoh, jika ditemukan kasus Tuberkulosis (TBC), pemerintah tidak hanya mengobati pasien, tetapi juga melakukan penelusuran kontak erat (contact tracing) untuk diperiksa sebagaimana mestinya.

​"Penyakit yang paling banyak ditemukan potensinya dari skrining ini adalah hipertensi, diabetes, dan TBC," tambahnya.

​Oleh karena itu, Andra mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau takut apabila memerlukan penanganan medis lanjutan. Seluruh biaya tindakan, baik di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) maupun rumah sakit, telah ditanggung oleh pemerintah. Terlebih, Universal Health Coverage (UHC) Kota Tangsel merupakansalah satu yang tertinggi di Provinsi Banten, yakni mencapai 99,8 persen.

​"Artinya, masyarakat dipastikan dapat mengakses pengobatan secara gratis," tuturnya.

​Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Banten terhadap kesehatan warganya. Ia mengonfirmasi bahwa capaian CKG di wilayahnya memang telah melampaui target yang ditetapkan.

​"Capaian kita sudah menyentuh 53 persen dari total 1,4 juta jiwa penduduk Tangsel," jelas Benyamin.

​Ia juga mengajak warga yang telah mengikuti CKG untuk turut serta memotivasi keluarga dan tetangga di lingkungan sekitarnya agar memanfaatkan fasilitas ini. Langkah tersebut dinilai penting agar keluhan dan potensi penyakit dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

​"Bapak dan Ibu tidak perlu takut. Ini adalah program Bapak Presiden untuk memastikan kesehatan warga terjamin. Kalaupun nantinya diperlukan penanganan lanjutan, biayanya gratis karena sudah ditanggung oleh pemerintah," pungkasnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Pemprov Banten Terapkan Belajar dari Rumah Selama 3 Hari Mulai 7 September
  • Prihatin Atas Musibah KH Ahmad Fudholi, Wagub Dimyati: Mari Doakan Beliau Segera Pulih
  • Pemerintah Provinsi Banten Terapkan PJJ di Seluruh Satuan Pendidikan Selama 3 Hari
  • Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang PJJ
  • Pantau Gunung Anak Krakatau, Gubernur Banten Andra Soni: Prioritas Utama Keselamatan Masyarakat
  • Wujudkan Banten sebagai Lumbung Pangan, Wagub Banten Dimyati Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi
  • Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh
  • Wagub Banten Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Cegah Anak Kecanduan Gawai
  • Banten Naik Peringkat pada MTQ Nasional XXXI, Kini Duduki Peringkat ke-7
  • Wagub Banten A. Dimyati Puji Peran Aktif Pengusaha asal Pariaman dalam Menyerap Tenaga Kerja
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.