Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Petakan Penyebab Banjir, Gubernur Banten Andra Soni Susur Kali Angke

Petakan Penyebab Banjir, Gubernur Banten Andra Soni Susur Kali Angke

 24 Jul 2025   84 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten.

Gubernur Banten Andra Soni melakukan Susur Kali Angke di Kota Tangerang, Rabu (23/7/2025).

Penyusuran itu dilakukan untuk melihat langsung persoalan di lapangan, terutama penyebab banjir yang kerap terjadi di Tangerang Raya dan sekitarnya. 

Turut mendampingi pimpinan DPRD Provinsi Banten, Walikota Tangerang Sachrudin, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten serta Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. 

Selain itu, Andra Soni didampingi juga Kepala Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC), David Oloan Marpaung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten Wawan Gunawan.

Susur Kali Angke dimulai dari Jembatan Fortune, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan berakhir di Bendung Polor, Kota Tangerang.

Rombongan menyusuri sungai menggunakan perahu karet bermesin dengan jarak tempuh sekitar 10 Kilometer. 

Andra Soni mengungkapkan, sekitar dua jam perjalanan penyusuran banyak hal yang diperbincangkan.

Apa yang tepat dan cepat bisa dikerjakan bersama-sama baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

"Pada ujungnya untuk menyelesaikan persoalan banjir yang sudah puluhan tahun terjadi, terutama di wilayah sekitar Kali Angke ini," kata Andra Soni. 

Setelah melihat langsung, Andra menilai setidaknya ada beberapa permasalahan yang harus diatasi untuk bisa mengantisipasi banjir.

Seperti adanya penyempitan badan sungai yang diakibatkan oleh tanah timbul. 

"Sehingga terjadi pendangkalan. Lalu ada pekerjaan dari Balai yang belum tuntas," ujarnya. 

Bendung Polor ini, kata Andra Soni, pasti dulu dibangun untuk mengairi sektor pertanian di sekitar sini.

Namun karena sekarang kondisinya sudah berubah, tentu Balai Besar yang mempunyai kewenangan akan mengkaji terlebih dahulu.

"Termasuk Pemprov dan Pemda setempat. Kita akan terus berkoordinasi untuk kemudian kita berbagi tugas, siapa mengerjakan apa. Saya yakin dalam satu dua tiga kegiatan kedepan insya Allah ada perubahan," pungkasnya. 

Kepala Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC), David Oloan Marpaung menambahkan, pihaknya sejak tahun 2011-2015 lalu sudah merencanakan pembangunan tanggul sepanjang 13 kilometer kanan dan kiri sungai, sehingga totalnya 26 kilometer. 

"Namun yang terbangun sampai saat ini baru 19 kilometer.  Masih ada tujuh kilometer yang belum terbangun," katanya.

Kemudian, dari 26 kilometer yang direncanakan itu tidak seluruhnya utuh, tapi terputus-putus. Hal itu salah satunya disebabkan oleh pembebasan lahan yang belum selesai. 

"Kondisi Kali Angke ini juga terjadi penyempitan dan pendangkalan. Misalnya yang seharusnya lebaran 30 meter, namun terjadi penyempitan menjadi 10 meter," ujarnya. 

Berbagai persoalan di atas, kata David, akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Pemprov dan Pemda setempat untuk bersama-sama memetakan pekerjaan yang akan dikerjakan Pemprov, Pemda serta Balai Besar.

"Kami juga mohon dengan hormat, kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Sebab meskipun sungai ini kami perdalam dan dilebarkan kembali, kalau kebiasaan itu tidak diubah, tetap saja sungai kita akan kotor," ujarnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Banten Andra Soni: HPN 2026 di Banten Perkuat Citra Pariwisata dan Ekonomi Daerah
  • Indikator Sosial Ekonomi Banten Menguat
  • ITKP Provinsi Banten Masuk 5 Terbaik Nasional: Disiplin OPD Jadi Kunci
  • Pemprov Banten dan KPK Gelar Rakor Pengelolaan Pajak Daerah
  • Ekonomi Banten 2025 Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Tertinggi Pasca Pandemi
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.