Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Komposisi Makan saat Berbuka Puasa dan Sahur agar Tubuh Tetap Sehat dan Kuat 

Komposisi Makan saat Berbuka Puasa dan Sahur agar Tubuh Tetap Sehat dan Kuat 

 13 Mar 2024   226 dilihat
Sumber Gambar :

Saat ini umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa ramadan sampai satu bulan ke depan. Meski sedang berpuasa, tetap harus memperhatikan porsi makan saat berbuka dan waktu sahur agar tubuh tidak kekurangan asupan gizi seimbang. 

Lalu bagaimana porsi makan yang baik saat puasa agar tetap memperoleh asupan gizi seimbang untuk tubuh tetap sehat dan bugar? Warga sedulur Banten kali ini kita akan bahas tuntas seputar pemenuhan gizi seimbang saat berpuasa langsung dari ahlinya. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan saat puasa kondisi tubuh dalam keadaan kosong tanpa asupan makanan sampai waktu berbuka tiba. 

Ketika waktu berbuka puasa tiba, warga sedulur Banten dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang ringan agar tubuh tidak kaget. Membatalkan puasa saat waktu berbuka tiba bisa diawali dengan minum air putih dan buah kurma. 

Kandungan gizi dalam buah kurma cukup untuk membuat tubuh tetap kuat, sehingga cocok dikonsumsi setelah seharian puasa.

Selanjutnya dikatakan Ati, setelah membatalkan puasa, perut sebaiknya diistirahatkan kembali dengan melakukan aktivitas shalat magrib. Waktu makan nasi bisa dilakukan menjelang shalat isya yaitu setelah shalat magrib, untuk memperoleh gizi seimbang saat puasa yaitu harus ada sayur, protein hewani dan nabati serta buah-buahan. 
 
"Harus menjaga dan perhatikan keseimbangan asupan makanan gizi seimbang, porsi makan gizi seimbang ada sayur, lauk, protein hewani atau nabati," kata Ati. 

Porsi makannya pun dianjurkan hanya setengahnya saja dari komposisi isi piringku dan tidak boleh terlalu banyak karena masih ada aktivitas lainnya yaitu shalat tarawih agar tidak kekenyangan dan tubuh masih bisa bergerak leluasa. 

"Saat kita berbuka puasa keadaan perut kosong maka harus diawali minum air putih, buah kurma, setelah itu istirahatkan perut, sambil menunggu, bisa shalat magrib dahulu setelah itu menjelang tarawih kita bisa makan dulu dengan komposisi 4 sehat 5 sempurna, tapi porsinya jangan terlalu banyak karena ada aktivitas tarawih, kita tambahkan porsi setengahnya dari isi piringku, kemudian kita ibadah selesai tarawih kita baru makan lagi agar perut tidak kaget," kata Ati. 

Tidak hanya saat berbuka puasa saja, Ati juga mengingatkan agar saat sahur warga sedulur Banten menyempatkan makan buah kurma dan minum air putih.

Sahur merupakan sunah yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala, sehingga sayang apabila sahur dilewatkan begitu saja. Justru menurut Ati, komposisi gizi seimbang saat sahur harus lebih banyak terutama mengkonsumsi buah kurma dan minum susu. 

Dengan begitu, meskipun dalam keadaan puasa dan makan hanya dua kali sehari yaitu saat berbuka puasa dan sahur, tetapi komposisi gizi seimbang tetap tercukupi dan tidak akan berkurang. 

"Kurma kandungan gizinya luar biasa dan dapat memenuhi kebutuhan. Bukan hanya saat berbuka tetapi saat sahur juga kurma dapat menambah kekuatan. Sahur selain merupakan sunah yang dikerjakan mendapatkan pahala maka sahur tidak boleh ditinggalkan, kita harus bangun, makan dan justru sahur harus banyak dengan komposisi gizi seimbang kalau bisa makan buah kurma dan minum susu," ucap Ati. 

"Meskipun kita makan 2 kali sehari maka komposis gizi tidak akan mengurangi," terangnya. 

 

 


Sumber: 
1. Wawancara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
2. Gambar freepik by jcomp

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Resmikan Renovasi Masjid Assa’adah, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kekompakan dan Gotong Royong Warga
  • Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta
  • Wagub Dimyati Jalin Kebersamaan dengan Masyarakat, Mancing dan Catur Bareng Komunitas
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.