Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Kisah Inspiratif ASN Bappeda Banten Raih Beasiswa LPDP Program Doktoral

Kisah Inspiratif ASN Bappeda Banten Raih Beasiswa LPDP Program Doktoral

 06 May 2024   1350 dilihat
Sumber Gambar : M Nurhestitunggal ASN Bappeda Banten PNS Tugas Belajar pada Bappeda Provinsi Banten penerima beasiswa LPDP program doktoral

Tidak ada aral melintang jika kita memiliki niat dan tekad yang sungguh-sungguh dalam mewujudkan cita-cita, termasuk untuk memperoleh pendidikan tinggi. Dengan dibarengi doa, maka tiada kata tidak mungkin, termasuk bagi yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini seperti yang tengah dirasakan M Nurhestitunggal, PNS Tugas Belajar pada Bappeda Provinsi Banten penerima beasiswa LPDP program doktoral yang sekarang tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia.

Mulai hari ini dan selanjutnya, Kita bisa ikuti perjalanan Mas Hesti, begitu beliau dipanggil, selama menjalani tugas belajarnya di Australia, termasuk tip dan trik menaklukan beasiswa LPDP, kesehariannya, termasuk hal-hal menarik yang beliau temui di sana.

Tulisannya yang pertama ini akan bercerita tentang awal perjalanannya sebagai penerima beasiswa luar negeri, dan beasiswa luar negeri apa  saja yang sebenarnya sangat bisa diakses oleh PNS.

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kuliah di Luar Negeri

Oleh: M. Nurhestitunggal

Kandidat Doktor di bidang Urban and Regional Planning, School of Engineering and Built Environment, Griffith University, Queensland, Australia

Melalui artikel bersambung ini, saya akan berbagi cerita tentang peluang ASN Pemda untuk berkuliah di luar negeri. Semoga sumbangsih kecil ini bermanfaat bagi rekan-rekan yang beraspirasi untuk melanjutkan kuliah lagi.

Bisakah ASN Pemda berkuliah di luar negeri? Dari mana biayanya?

Pertanyaan ini mungkin pernah mengusik benak teman-teman ASN yang bekerja di Pemda. Jawabnya, bisa. Banyak ASN Pemda yang melanjutkan kuliah di luar negeri. Berkuliah di luar negeri tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lalu, dari mana biayanya? Selain menggunakan biaya sendiri (Akan dibahas kemudian), banyak penyedia beasiswa yang menawarkan pembiayaan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Kita akan coba bahas secara ringkas satu-persatu.

  1. Australia Awards Scholarships (AAS)

AAS merupakan program beasiswa dari luar negeri yang paling lama di Indonesia. Dimulai sejak Colombo Plan di tahun 1950-an, saat ini alumni AAS, yang tergabung dalam Australia Global Alumni berjumlah lebih dari 13 ribu orang, dan terus bertambah.

Di AAS, ASN, baik yang bekerja di Pusat, Provinsi, maupun Pemkab/Pemkot, merupakan salah satu dari kategori “Targeted”. Namun demikian, kategori ini terbatas pada ASN yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saya merupakan salah satu penerima (awardee) beasiswa ini saat menempuh jenjang masters (2011-2013).

Saat itu, AAS masih bernama Australia Development Scholarships (ADS) karena merupakan beasiswa dari Pemerintah Australia. AAS merupakan salah satu beasiswa dengan benefits yang unggul. Misalnya, beasiswa ini membebaskan biaya pendidikan bagi dependants (tanggungan/anak) dari awardees yang menempuh masters by coursework, untuk bersekolah di sekolah negeri di Australia pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Untuk beasiswa lain, exemption (Pengecualian) hanya diberikan oleh Pemerintah Australia kepada dependant dari awardees yang menempuh pendidikan by research (masters by research dan doctoral). Benefit beasiswa AAS bahkan masih bisa diterima setelah menjadi alumni, terutama untuk jejaring dan program pengembangan profesi, serta peluang pendanaan riset melalui skema Alumni Grant Scheme (AGS).

Selain beasiswa AAS tersebut, Australia Awards menawarkan pula beasiswa Split-site Master’s Program salah satunya, dikelola bersama dengan Pusbindiklatren Bappenas. Program ini memberikan kesempatan bagi para penerima beasiswa untuk meraih dua gelar Master dari universitas di Indonesia dan universitas di Australia dalam kurun waktu 2,5 tahun.

  1. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

LPDP merupakan beasiswa yang berasal dari Dana Pengembangan Pendidikan Nasional, yaitu bagian alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola sebagai Dana Abadi Pendidikan. Dana ini dikelola oleh LPDP Kementerian Keuangan.

Penerima Beasiswa LPDP dapat memilih studi di seluruh dunia, sesuai ketentuan LPDP. Sebagaimana beasiswa Australia Awards, PNS juga merupakan salah satu dari kategori “Targeted” dalam Beasiswa LPDP.

Saat ini, saya menempuh jenjang doctoral dari Beasiswa LPDP. Di Queensland, ada lebih dari 150 orang awardees beasiwa LPDP yang menempuh Pendidikan masters maupun doctoral. Dari sejumlah itu, sebagian besar merupakan awardees dari jalur reguler, kemudian para dosen (Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia), dan sebagian kecil merupakan awardees dari jalur targeted (PNS/TNI/Polri). Ada dua orang awardees dari TNI, satu orang dari Polri, dan 5 orang PNS (3 dari Pemprov, dua dari Pemkab).

Beasiswa LPDP merupakan salah satu beasiswa yang memberikan benefits terbaik, misalnya memberikan tunjangan keluarga untuk awardees pada jenjang doctoral. Berdasarkan kebijakan baru, tunjangan keluarga bahkan dapat diberikan sejak anggota keluarga yang bersangkutan menemani awardees di negara studi. Selain itu, beasiswa LPDP juga sangat dermawan dalam memberikan insentif dan dukungan finansial bagi awardees untuk menunjang kemampuan riset dan publikasi.

  1. Bagi yang bermaksud melanjutkan kuliah di Belanda, Study in Netherlands

Study in Netherlandes ini menawarkan berbagai beasiswa untuk belajar di institusi Pendidikan tinggi di Belanda. Beberapa di antaranya adalah beasiswa Orange Knowledge Programme  dan StuNed serta beasiswa yang diberikan oleh universitas-universitas Belanda.

Pada Tahun 2024, Study in Netherlands bekerja sama dengan LPDP meluncurkan joint scholarship programme yang berfokus pada bidang-bidang tertentu yang menjadi prioritas pembangunan Indonesia, pengembangan keahlian utama di sektor pengetahuan Belanda, serta agenda kerja sama bilateral kedua negara. Program ini merupakan rebranding dari program beasiswa StuNed dan Dikti-LPDP.

  1. Bagi yang ingin melanjutkan kuliah di Jepang, Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) juga menawarkan beasiswa (https://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs2025.html).

Yang menarik, pada beasiswa MEXT ini, terdapat beasiswa yang secara spesifik menawarkan program yang berkaitan dengan local governance, yang dikemas dalam beasiswa Young Leaders’ Program (YLP), meliputi Program studi pada School of Government, School of Local Governance, Health Administration, Business Administration, and Law.

Sayangnya, program yang bagus ini jarang peminatnya. Saat berkunjung ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, sekitar tahun 2014, mereka memberikan informasi bahwa beasiswa YLP di Indonesia sempat dihentikan untuk beberapa tahun karena kurangnya pendaftar.

Meski secara rutin pihak Kedutaan Besar memberikan informasi beasiswa YLP ini ke Kementerian mitra strategis, seperti Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Sekretariat Negara, dan Kementerian mitra strategis tersebut meneruskan informasi beasiswa ke Pemerintah Daerah, seringkali informasi tersebut kurang didiseminasikan ke unit-unit kerja oleh satuan kerja yang menyelenggarakan urusan kepegawaian.

Atau, informasi tersebut tidak diteruskan oleh unit pengelola kepegawaian perangkat daerah kepada para ASN di satuan kerjanya. Terputusnya alur informasi tersebut lah yang sempat menyebabkan beasiswa YLP kekurangan pendaftar.

  1. Selain ke Belanda dan Jepang, banyak pula beasiswa lain yang menawarkan studi di institusi Pendidikan tinggi di negara asal pemberi beasiswa, misalnya Chevening di Inggris Raya, DAAD di Jerman, Fulbright di Amerika Serikat, dan Erasmus Mundus di Uni Eropa.

Tentu dalam memilih pemberi beasiswa dan negara tempat studi, kita menyesuaikan dengan bidang keilmuan yang akan kita ambil.

Apakah kita hanya dapat menempuh pendidikan formal (masters dan doctoral) saja? Tidak. Selain yang secara spesifik memang hanya memberikan beasiswa untuk pendidikan formal, pemberi beasiswa seperti Australia Awards, dan Study in Netherlands juga memberikan beasiswa untuk kursus-kursus singkat dan tailor-made training.

Kursus singkat ini biasanya berlangsung antara dua sampai tiga minggu, dengan tema yang secara spesifik didesain untuk mengembangkan skills tertentu. Australia Awards, misalnya, secara rutin menyelenggarakan kursus-kursus singkat dengan subyek yang bervariasi.

Kampus tempat saya belajar saat ini merupakan salah satu mitra penyelenggara, untuk subyek Foreign policy, Disaster management, Sustainable tourism, Water utility, Transparency and accountability, Renewable energy, dan Governing in the Digital Age. Baru-baru ini, kampus tempat saya belajar juga menyelenggarakan kursus singkat dari Australia Awards untuk subyek Building Modern Cities, angkatan pertama, berkaitan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Supervisor saya adalah course coordinatornya.

Selain untuk persiapan studi dan membangun jejaring, kursus-kursus singkat sangat bagus untuk menjaga eksposur kita dengan dunia akademik. Sebelum melanjutkan studi doctoral, pada tahun 2014 saya menerima satu beasiswa kursus singkat dari StuNed untuk program Participatory Planning, Monitoring and Evaluation di Wageningen Centre for Development Innovation, Wageningen University and Research. Program ini membuat saya siap saat memutuskan mengambil jalur fungsional Perencana sebagai pilihan karir, karena membekali dengan alat-alat analisis dasar yang diperlukan dalam proses perencanaan.

Selain Australia Awards dan Study in Netherlands, Pusbindiklatren Bappenas juga menawarkan program magang di luar negeri untuk berbagai durasi. Pada tahun 2017, saya menerima beasiswa program magang di International University of Japan, dari Pusbindiklatren, untuk tema Local Economic Resource Development.

Dari mengikuti program ini, saya memperoleh satu referral letter yang saya gunakan ketika mendaftar di program doctoral di kampus saya sekarang ini. Referral leter diberikan oleh professor yang mensupervisi tugas akhir dari program magang. Salah satu dari refleksi saya setelah mengikuti program magang tersebut dapat dibaca di https://birokratmenulis.org/pemanfaatan-lahan-pekarangan-sebuah-pelajaran-dari-jepang-dan-peluang-ketahanan-pangan-di-masa-pandemi/.

Setelah mengetahui opsi-opsi beasiswa, kita akan membahas alasan perlunya kita berkuliah ke luar negeri.

Mengapa berkuliah ke luar negeri?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya akan membagi menjadi dua sub-pertanyaan: mengapa perlu melanjutkan kuliah, dan mengapa ke luar negeri?

 

Bersambung…

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Resmikan Renovasi Masjid Assa’adah, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kekompakan dan Gotong Royong Warga
  • Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak
  • Gubernur Andra Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple
  • Wagub Dimyati Jalin Kebersamaan dengan Masyarakat, Mancing dan Catur Bareng Komunitas
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta
  • Wagub Dimyati Jalin Kebersamaan dengan Masyarakat, Mancing dan Catur Bareng Komunitas
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.