Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Ini Sosok Diyah, Peraih Emas Cabor Catur di Pornas Korpri XVI

Ini Sosok Diyah, Peraih Emas Cabor Catur di Pornas Korpri XVI

 17 Jul 2023   479 dilihat
Sumber Gambar :

Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Catur perorangan putri asal Kontingen Provinsi Banten Diyah Rahmawati menyumbang emas untuk pertama bagi Banten dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri Ke-XVI di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Diyah berhasil menyabet emas setelah unggul poin dari lawannya Neneng Gina Syada kontingen (BPJS) Kesehatan Republik Indonesia. Sampai akhir pertandingan, posisi Diyah masih di klasemen paling atas dengan 6 poin, sedangkan Neneng hanya mempunyai 4,5 poin.

Sosok guru SDN Rancabango 4, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang ini ternyata sudah menggeluti dunia percaturan sejak duduk di kelas 4 SD. Saat itu ia menjadi juara pertama pada ajang perlombaan catur tingkat sekolah.

“Dari situ saya seneng catur dan secara otodidak mulai belajar,” kata Diyah, Senin (17/7/2023).

Diyah sendiri terlahir dari keluarga yang mayoritas hobi catur, dari mulai bapak sampai saudara-saudaranya. Bahkan kakanya yang pertama sudah masuk kategori Fide Master atau setara dengan Kadek Iin Dwijayanti dari Kementerian PUPR RI yang ia taklukkan beberapa waktu lalu.

Setelah terus belajar otodidak, keluarga menyarankan Diyah untuk lebih profesional dan masuk ke Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) KONI Kota Tangerang. Dari situ Diyah mendapatkan berbagai teori, strategi dan taktik terkait permainan catur. Setelah itu kemudian bergabung di Korpri.

“Prestasi saya yang paling tinggi itu hanya sempat mendapat perunggu pada PON 2012 lalu di Riau. Bahkan pada PON 2016 di Jawa Barat, saya gugur,” ujarnya.

Maka dari itu, ketika bertanding melawan atlet yang sudah master, Diyah merasa pesimis untuk menang. Apalagi persiapan latihannya hanya sekitar 3 bulan saja. Tapi, bukan Diyah namanya jika menyerah begitu saja. 

Dorongan semangat dari Manager Cabor catur, pelatih, rekan-rekan atlet, keluarga dan orang-orang sekitar membuat semangat Diyah untuk bermain optimal semakin kuat. Diyah mengaku harus maksimal bermain untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Banten, terlepas apapun hasilnya nanti.  

“Awalnya saya grogi, tapi harus tetap konsentrasi pada pertahanan bidakan anak-anak catur saya yang mendapatkan serangan bertubi-tubi oleh Ka Kadek,” ujarnya.

Sampai akhirnya semua pertahanan bidakan anak catur Diyah tertutup dan tidak ada celah untuk diserang, kini gantian dirinya yang melakukan serangan balik. Dari situlah Diyah mulai menguasai pertandingan smapai akhirnya menang.

“Ini kali pertama saya mengalahkan atlet master dunia, dan juga nasional,” ucapnya.

Gelar Fide Master merupakan salah satu gelar resmi yang dapat diterima pemain catur dari Federasi Catur Internasional (FIDE). Ini adalah gelar tertinggi ketiga yang dapat dicapai seorang pemain, setelah gelar grandmaster dan master internasional.

Pada pertandingan sebelumnya, Diyah juga berhasil mengalahkan Master Nasional Wanita (WNM) dari Jawa Barat Ai Jakiah, sedangkan dengan WNM Kemenpora, Stefani, Diyah mempertahankannya sampai draw.

Manager Cabor Catur Beni Ismail mengaku sangat bangga atas raihan emas dari Cabor yang digawanginya itu. Menurutnya, emas catur perorangan putri ini merupakan hadiah berharga pertama yang didapatkan dari seluruh Cabor yang diikuti Kontingen dari Provinsi Banten.

“Selamat untuk Dyah Rahmawati meraih medali emas cabang catur untuk Banten pada Pornas Korpri Ke-XVI 2023 di Semarang,” pungkasnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Peserta HPN 2026 Antusias Belajar Kearifan Lokal dari Suku Asli Baduy
  • Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan PWI Awards pada HPN 2026 di Provinsi Banten
  • PWI Pusat Apresiasi Gubernur Andra Soni, Nilai HPN 2026 di Banten Berjalan Sukses
  • Gubernur Andra Soni: HPN 2026 di Provinsi Banten Beri Dampak Positif Pariwisata dan Ekonomi
  • Di Puncak HPN 2026, Gubernur Banten Andra Soni: Pers Pilar Demokrasi, Mitra Strategis Pemerintah
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.