Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
    • 2025
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Gen Z dan WFA: Fleksibel atau Burnout?

Gen Z dan WFA: Fleksibel atau Burnout?

 11 Sep 2025   496 dilihat
Sumber Gambar : Ilustrasi Work From Anywhere. Design by Freepik.

Sejak Indonesia terkena pandemi Covid-19, istilah Work From Anywhere (WFA) semakin akrab di telinga kita. Bekerja tanpa datang ke kantor bukan lagi karena keadaan darurat, melainkan menjadi tren yang banyak diikuti oleh masyarakat hingga saat ini. 

Gen Z, generasi paling adaptif menghadapi budaya kerja seperti ini. Gen Z sudah terbiasa hidup berdampingan dengan teknologi, maka tidak heran jika saat ini banyak dari mereka yang bekerja secara WFA.

Baca Juga:  Teknologi Digital Jadi Senjata Ampuh Pasarkan UMKM
 

Bagi Gen Z, fleksibel adalah surga duniawi, bekerja di rumah, kafe, atau saat berlibur bukanlah masalah.

Dengan WFA, mereka bisa mengatur jam kerja sesuai keinginan, menghemat biaya transport, tidak mempunyai tekanan fisik, lebih terbuka untuk melakukan hobi.

Di Indonesia, pada 2024 sebanyak 34 persen Gen Z memilih bekerja secara WFA. Sementara itu, Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, pada 2024 terdapat 18,01 persen pekerja paruh waktu. Hal ini sejalan dengan tagline gen z “work life balance” yang menjadi prioritas utama. 

Baca Juga: Generasi Melek Finansial: Langkah Tepat Berinvestasi untuk Pemula
 

Realita Work From Anywhere
Meskipun WFA terlihat lebih enjoy, nyatanya tidak seindah itu. Bekerja dengan jarak jauh membuat kita tidak tahu batas antara jam kerja dengan kehidupan pribadi. Tuntutan untuk balas pesan cepat membuat kita seringkali harus 24/7 standby handphone. 

Disamping itu, kebiasaan multitasking dan aktif bermedia sosial juga berisiko mengalami burnout karena jam kerja yang tidak jelas, merasa tidak punya teman karena tidak berinteraksi tatap muka, dan biasanya tuntutan untuk lebih perfectionist jauh lebih besar. 

Akibatnya, kesehatan fisik maupun mental ikut terganggu karena tidak bisa membagi waktu dan pikiran antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Jika hal ini terus terjadi, motivasi bekerja akan menurun dan kualitas kerja akan rendah. 

Pilihan atau Tantangan?
Namun, poin utamanya tetap pada prinsip diri sendiri. Apakah dengan WFA lebih banyak waktu santainya atau justru membuat burnout?

WFA bukan soal fleksibel, tapi juga tentang apakah sudah terampil dalam literasi digital Jawabannya ada pada kebiasaan tiap generasi, karena sama-sama saling memiliki keseharian yang berbeda.

Jika mampu membagi waktu, disiplin, tidak mudah bosan, dan cekatan, WFA bisa menjadi solusi untuk pekerjaan yang dimimpikan banyak orang.

Sebaliknya, jika dibiarkan tanpa kendali, WFA bisa membuat kita terjebak dalam lingkaran stress dan lelah. 

WFA layaknya angin, memberi kesejukan tapi juga menyimpan risiko jika terlalu larut. WFA bukan hanya soal bekerja di mana saja, melainkan bagaimana kita mampu mengelola energi, waktu, dan diri sendiri. 

 

(Nadila Alsadila/MGNG)
Sumber: banten.bps.go.id  & goodstats.id

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten
  • Gubernur Andra Soni Minta Ikatan Alumni Menwa Banten Perkuat Nilai Bela Negara Generasi Muda
  • Gubernur Andra Soni : Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan
  • Gubernur Banten Andra Soni Tata Kawasan Zona Industri Serang Barat
  • Program Trans Banten Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat
  • Gubernur Banten Andra Soni Dukung Jambore Pemuda Ketahanan Pangan, Disiapkan Jadi Percontohan Nasional
  • Gubernur Banten Andra Soni Setujui Empat Raperda Usul DPRD Provinsi Banten
  • Gubernur Banten Andra Soni ke Santri Al-Muhaimin: Sukses Butuh Ilmu, Disiplin, Integritas, dan Doa
  • KUR Dipermudah, Pelaku UMKM Banten Bisa Akses KUR Lewat Jalur Resmi
  • Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Gubernur Banten Andra Soni Pada Kemajuan Pembangunan Ibu Kota
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.