Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

FGD Strategi Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Pj Sekda: Pemdes Ujung Tombak Keberhasilan Program

FGD Strategi Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Pj Sekda: Pemdes Ujung Tombak Keberhasilan Program

 12 Dec 2023   1709 dilihat
Sumber Gambar :

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Banten Virgojanti berharap peran Pemerintahan Desa (Pemdes) lebih ditingkatkan lagi dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanganan kemiskinan ekstrem.

Hal itu diungkapkan Virgojanti seusai memberikan arahan pada acara Fokus Group Discussion (FGD) Ekspose Proyek Perubahan Inovasi Strategi  Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Melalui Penguatan Pemberdayaan Kelembagaan Desa Pada Desa Tertinggal (Gipang Ketan Ka Desa) yang digagas oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Usman Assidqi Kohara, Selasa (12/12/2023).

Melalui inovasi itu, lanjut Virgojanti, keterlibatan aktif Pemdes dan jajaran menjadi ujung tombak keberhasilan dari program pengentasan kemiskinan ekstrem yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Apalagi, tambahnya, dukungan Pemprov maupun Pemda saat ini begitu besar untuk penanganan berbagai program prioritas yang ujung pangkal sasarannya adalah masyarakat di pedesaan.

“Untuk itu Kepala Desa juga harus punya semangat yang tinggi dalam rangka mendayagunakan seluruh potensi yang ada, termasuk potensi anggaran yang masuk ke Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan masalah kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Apalagi, kata Virgo, berbagai program itu mulai dari perencanaan, penyusunan sampai pada penganggarannya dilakukan melalui rembuk bersama warga dengan modal anggaran yang sudah diberikan oleh pemerintah.
“Makanya inovasi itu sangat strategis sekali, khususnya bagi Desa-Desa yang masih tertinggal,” katanya. 

Virgo juga menekankan, dalam pelaksanaan inovasi Gipang Ketan Ka Desa itu harus ada ukurannya, bagiaman kondisi sebelum (before) dilakukan intervensi dan sesudahnya. Setelah masuk kira-kira terentaskan tidak kemiskinan ektrem disana.

“Karena kita punya target 0 persen di tahun 2024 dan sekarang posisi kita di 0,41 persen,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Usman Assidiqi Qohara mengungkapkan, ada tiga Desa yang dijadikan pilot projek dalam pelaksanaan Inovasi Gipang Ketan Ka Desa ini yakni Desa Cisaat di Kabupaten Serang, Desa Bojong Menteng Kabupaten Pandeglang dan Desa Cisangu Kabupaten Lebak.

Menurut Usman, salah satu penyebab ketertinggalan Desa itu yakni ketersediaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang memadai. Oleh karena itu, dirinya melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk bisa dilakukan intervensi dalam pemenuhan kebutuhan itu.

“Penguatan pemberdayaan kelembagaan Desa ini perlu dioptimalkan, dari Kepala Desa, DPD, Keluarga, Posyandu dan juga kelembagaan Desa yang ada. Hal itu mengingat itu menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kecerdasan dan keberdayaan Desa,” ujarnya. 

Dengan peningkatan kecerdasan, setiap orang tidak hanya bisa melakukan sesuatu, tapi juga melakukan pengembangannya. Kemudian pemberdayaan juga dilakukan melalui penguatan kelembagaan yang ada dari mulai PKK bisa berjalan secara optimal untuk melakukan gerakan inovatif, kreatif agar memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan Desa.

“Sehingga Desa itu bisa betul-betul berdaya, tidak ada lagi yang tertinggal. Semua desa bisa berkembang dan mandiri, sehingga menjadi salah satu bagian dari memajukan Banten,” pungkasnya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Dari Seminar Hingga Puncak HPN 2026
  • Belajar Tanpa Gangguan: Provinsi Banten Terapkan Aturan Sekolah Bebas "Handphone"
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Pimpin Gerakan Banten ASRI, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Perangi Sampah
  • HUT ke-6 JMSI, Perkuat Komitmen Jurnalisme Berkualitas di Era Digital
  • Banten Dipilih Jadi Lokasi Museum Media Siber Pertama Indonesia
  • City Tour HPN 2026 Ajak Peserta Mengenal Banten Lama dan Dukung Ekonomi Lokal
  • Banten Jadi Episentrum Pers Nasional, Andra Soni: Pers sebagai Penjaga Gawang Publik
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.