Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
    • 2025
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Diversifikasi Pangan: Solusi Cerdas Kurangi Ketergantungan pada Beras

Diversifikasi Pangan: Solusi Cerdas Kurangi Ketergantungan pada Beras

 29 Aug 2025   4008 dilihat
Sumber Gambar : Diversifikasi Pangan. Design by Freepik.

Di Banten, beras seringkali dianggap sebagai satu-satunya makanan pokok. Bahkan, banyak dari kita yang merasa "belum makan” kalau belum mengonsumsi nasi.  

Tapi tahukah kamu, terlalu bergantung pada satu jenis makanan pokok seperti beras bisa menjadi tantangan untuk ketahanan pangan nasional?

Inilah mengapa diversifikasi pangan menjadi langkah cerdas yang perlu diterapkan.

Menurut Badan Pusat Statistik 2024, rata-rata konsumsi beras di Banten dalam seminggu mencapai lebih dari 12 ribu.

Angka ini jauh diatas rata-rata pangan beras nasional jika dihitung dalam setahun.

Ketergantungan pada beras yang berlebihan bisa berdampak pada kerentanan pangan jika suatu saat gagal panen atau adanya gangguan pada distribusi beras. 

Selain itu, pola makan yang terlalu berfokus pada nasi menyebabkan kurangnya variasi gizi.

Di samping itu, ketergantungan pada beras juga membebani anggaran negara karena dalam case ini Indonesia masih sering impor beras untuk menutupi kebutuhan dalam negeri.

Apa Itu Diversifikasi Pangan?

Diversifikasi pangan merupakan upaya meningkatkan ketersediaan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, dan berbasis pangan lokal untuk mengatasi ketergantungan pada jenis pangan tertentu.

Diversifikasi pangan dilakukan agar masyarakat mendapatkan kualitas pangan yang baik, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan memanfaatkan kekayaan sumber daya pangan lokal.

Diversifikasi pangan juga kaya akan karbohidrat seperti:

  • Ubi jalar, untuk kesehatan mata dan pencernaan.
  • Singkong, sebagai pengganti tepung terigu.
  • Jagung, sebagai cemilan sehat.
  • Sagu, sebagai sumber karbohidrat.
  • Talas dan kentang, pengganti nasi untuk penderita diabetes.

Tantangan Diversifikasi Pangan

Hal yang paling diutamakan dalam diversifikasi pangan adalah pola pikir masyarakat.

Hal ini dikarenakan selama masih ada pemikiran bahwa “makan harus nasi” maka program ini akan sulit untuk berhasil.

Oleh karena itu, diperlukan adanya kampanye secara berkelanjutan melalui sekolah, media sosial, hingga gerakan pemerintah melalui Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Melakukan diversifikasi pangan bukan berarti berhenti untuk makan nasi, tetapi memulai membiasakan diri dengan sumber pangan lokal yang ada di lingkungan sekitar.

(Nadila Alsadila/MGNG)

Sumber:

  • bps.go.id
  • satudata.badanpangan.go.id

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gubernur Banten Andra Soni: Sosok Tegas dan Humanis
  • Wagub Dimyati Dorong Festival Anak Saleh Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
  • Jembatan Leuwi Kukuk Dibangun Swadaya, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Gotong Royong Warga
  • Dekatkan Akses Medis, Warga Banten Selatan Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Malingping
  • Program Cek Kesehatan Gratis Pemprov Banten Jangkau 7,2 Juta Warga, Dari Cek Gula Darah hingga Lacak TBC
  • Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gubernur Banten Andra Soni: Sosok Tegas dan Humanis
  • Program Cek Kesehatan Gratis Pemprov Banten Jangkau 7,2 Juta Warga, Dari Cek Gula Darah hingga Lacak TBC
  • Gubernur Andra Soni: Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Budaya Kerja dan Pelayanan Publik ASN
  • Perluas Jangkauan ZIS, Wagub Dimyati Minta Optimalisasi UPZ di Kabupaten/Kota
  • Wagub Dimyati Dorong Festival Anak Saleh Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.