Warga di Kecamatan Angsana, Sindangresmi dan Cadasari, Kabupaten Pandeglang mengalami dampak kekerangan dan kekurangan air bersih akibat kemarau. Dampak kekeringan mulai terasa di wilayah tersebut sejak pekan kedua bulan Juli 2026.
Berdasarkan laporan harian periodik Pusdalops PB BPBDPK Pandeglang, pendistribusian 5000 liter air bersih ke masyarakat sudah berjalan pada 12 Juli 2026 di Kampung Bojong Koneng, Desa Cipinang. Pendistribusian air bersih terus berjalan di beberapa wilayah terdampak di Kabupaten Pandeglang serta kabupaten/kota terdampak kekeringan di Banten.
BPBD Provinsi Banten membagi prioritas penanganan kekurangan air bersih, terdiri dari prioritas 1 dan 2.
Prioritas 1 (Kabupaten): Kabupaten Serang, Lebak, Tangerang dan Pandeglang
Prioritas 2 (Kota): Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang dan Kota Cilegon.
Berdasarkan rencana aksi pemetaan bencana kekeringan di Banten. Potensi wilayah kekeringan di Provinsi Banten 2026, di antaranya:
Sebelumnya, BMKG telah memprediksi terjadinya kekeringan sebagai dampak dari El-Nino. Diprediksi musim kemarau berlangsung sampai Oktober. Untuk update perkembangannya warga sedulur Banten bisa mendapatkan informasinya melalui media sosial @bmkgwilayah2.
Update perkembangan musim akan terus di formasikan oleh BMKG berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini.
Dalam Talkshow yang digelar Diskominfo SP Banten pada Juni, Kepala Unit Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak, Trian Asmarahadi, menjelaskan bahwa El Nino merupakan fenomena meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang menyebabkan berkurangnya curah hujan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.
"Hampir seluruh wilayah Banten akan merasakan dampaknya. Namun wilayah Banten Utara diperkirakan mengalami musim kemarau lebih awal dan lebih lama dibanding wilayah selatan," ujar Trian
Dalam penanganan kekeringan, BPBD Banten telah membentuk satuan tugas (satgas) dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, seperti Kementerian Kehutanan, Polda Banten, perguruan tinggi, serta pemerintah kabupaten/kota.
Apabila terjadi kekeringan ekstrem, BPBD akan berkoordinasi dengan BNPB, TNI Angkatan Udara, BPBD DKI Jakarta, dan BPBD Jawa Barat untuk pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Warga sedulur Banten, perubahan cuaca tidak bisa kita hindari. Apabila di daerah tempat warga sedulur Banten tinggal mengalami kesulitan air bersih, terjadi kekeringan berkepanjangan, butuh distribusi air bersih atau terjadi kebakaran lahan/hutan segera laporkan pada BPBD setempat atau hubungi nomor BPBD Provinsi Banten 085117814505.
Sumber: BPBD Kabupaten Pandeglang, BMKG, BPBD Provinsi Banten, Talkshow Diskominfo SP Banten