Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Banten Miliki Beragam Dialek Bahasa Warisan Nenek Moyang Terdahulu 

Banten Miliki Beragam Dialek Bahasa Warisan Nenek Moyang Terdahulu 

 23 Feb 2024   4031 dilihat
Sumber Gambar :

Setiap orang pasti mengenal bahasa Indonesia, namun tahukah kamu di Banten terdapat bahasa Banten yang memiliki beragam dialek yang berasal dari bahasa Sunda Kuno yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar. 

Bahasa Banten adalah salah satu dialek dari Bahasa Sunda. Sesuai dengan sejarah kebudayaannya, bahasa Sunda dituturkan di Provinsi Banten khususnya di kawasan selatan (kecuali kawasan pantura yang merupakan daerah tujuan urbanisasi yang mana penutur bahasa ini semakin berkurang persentasenya). 

Bahasa Sunda Dialek Banten dipertuturkan di daerah Banten selatan. Selain bahasa Banten, di Provinsi Banten digunakan juga bahasa Banyumasan dan bahasa Jawa yang digunakan di daerah pesisir utara Banten. 

Bahasa ini memang merupakan turunan dari bahasa Jawa dan Sunda, tetapi juga memiliki keunikan sendiri yang membedakannya dengan bahasa Jawa dan Sunda. 

Berdasarkan asal usulnya, daerah selatan dulu terpengaruh kerajaan Pajajaran (sunda). Sedangkan daerah utara (lokasi kesultanan Banten berdiri) terpengaruh dari perjuangan Maulana Hasanuddin (anak dari sunan gunung jati) yang berasal dari Demak. 

Demak juga melakukan ekspansi ke Cirebon, jadi jangan heran jika bahasa Cirebonan juga memliki kemiripan dengan bahasa jawa Banten. Jadi daerah utara Banten menggunakan bahasa jawa Banten sedangkan daerah selatan Banten menggunakan bahasa Sunda Banten. 

Sebagai bentuk pelestarian bahasa, sudah sepatutnya warga sedulur Banten bangga dengan menggunakan bahasa daerah untuk kehidupan sehari-hari karena bahasa daerah memiliki unsur penting bagi identitas budaya yang tentu memiliki nilai, sejarah, dan kebanggaan tersendiri, tidak sedikit putra-putri Banten yang tidak mengetahui bebasan (bahasa Jawa Serang versi halus). 

Kepala Kantor Bahasa Banten Halimi Hadibarata mengatakan, ada tiga bahasa daerah di Provinsi Banten yang digunakan masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah yang ada di Banten.

Tiga bahasa yang digunakan itu diantaranya bahasa Sunda, Jawa Banten/Jawa Serang (Jaseng)/ Bebasan dan bahasa Betawi Tangerang. 

Dari beberapa bahasa tersebut, yang paling dominan sebagai bahasa Ibu yakni bahasa Sunda yang didominasi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Serta sebagian di Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. 

Kemudian bahasa Jawa Banten, Jawa Serang dan Bebasan yang secara administratif digunakan di Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon. 

Untuk bahasa Betawi digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. 

Tidak hanya itu saja, ternyata di daerah Banten juga terdapat satu kampung tepatnya di Cikoneng Anyer yang menggunakan bahasa Lampung bercampur bahasa Sunda.  

Saat ini, yang paling dominan bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda yang dituturkan oleh masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, sebagian lagi oleh masyarakat yang tinggal di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang. 

Bahasa Jawa Banyumasan digunakan sekitar Kota Serang, kota Cilegon dan Sebagian di kabupaten Serang. 

Sedangkan bahasa Betawi digunakan di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Dapat dimaklumi, karena wilayah itu merupakan wilayah yang terdekat dengan Betawi atau Jakarta.

Bahasa Indonesia umumnya bukan bahasa Ibu. Bahasa Ibu orang-orang Indonesia adalah salah satu bahasa daerah, yang menurut rilis terbaru Badan Pengembangan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ada lebih dari 650 bahasa daerah di Indonesia. 

Seiring kemajuan digital, generasi milenial kini juga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Ibu. Membandingkan apa yang disebutkan Halimi dengan sumber lainnya memang terdapat kecocokan bahwa Bahasa Jawa memang juga digunakan di Banten. 

Terdapat beberapa kata yang berbunyi sama dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa, namun jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang berbeda. 

Untuk diketahui, Banten adalah salah satu Provinsi di pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000. 

Wilayahnya mencakup Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, beribukota Kota Serang. Berdasarkan UU RI Nomor 23 tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 Km2.

Secara wilayah pemerintahan Provinsi Banten terdiri dari 4 Kota, 4 Kabupaten, 155 Kecamatan, 313 Kelurahan dan 1.238 Desa. Dengan batasan wilayah sebagai berikut; Sebelah utara dengan Laut Jawa, Sebelah timur dengan Jakarta dan Jawa Barat, Sebelah selatan dengan Samudera Hindia dan Sebelah barat dengan Selat Sunda. 


Sumber : https://kantorbahasabanten.kemdikbud.go.id/

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
  • Resmikan Renovasi Masjid Assa’adah, Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Kekompakan dan Gotong Royong Warga
  • Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple
  • Gubernur Andra Soni: Peringatan HPN Jadi Momentum Pers sebagai Mitra Pembangunan
  • Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo
  • Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta
  • Wagub Dimyati Jalin Kebersamaan dengan Masyarakat, Mancing dan Catur Bareng Komunitas
  • Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.