Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Wagub Dimyati Dorong Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa Hadapi Perubahan Iklim

Wagub Dimyati Dorong Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa Hadapi Perubahan Iklim

 01 Jul 2026   49 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri agenda Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Pangan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim yang diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bekerja sama dengan The World Bank di Swiss-Belinn Modern Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Mendes PDT RI Yandri Susanto, Wamendes Ahmad Riza Patria, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arief Satria, perwakilan The World Bank Jessica Ludwig Maaroof, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, jajaran kementerian dan lembaga, serta ratusan kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Provinsi Banten dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Dimyati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program SEHATI (Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi) yang digagas Kemendes PDT bersama berbagai pemangku kepentingan. 

Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki desa.

"Kemendes punya program SEHATI, di mana pembangunan desa itu memang harus sama-sama dan juga menginventarisasi potensi yang ada," ungkap Dimyati.

Dimyati berharap sinergi antara Kemendes, BRIN, Bappenas, Kementerian Keuangan, kementerian dan lembaga lainnya serta seluruh pihak dapat memperkuat pengembangan potensi desa, termasuk kearifan lokal yang dimiliki masing-masing wilayah. 

Menurut Dimyati, penguatan potensi desa menjadi langkah penting untuk meningkatkan ketahanan pangan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

"Saya berharap Kementerian Desa dengan BRIN menginventarisasi potensi-potensi desa dan juga kearifan lokal desa. Sehingga apa yang ada di desa, apalagi dalam menghadapi situasi perubahan iklim yang tidak menentu, kita berharap ketahanan pangan di desa-desa ini tumbuh," katanya.

Selanjutnya, kemajuan desa akan menjadi fondasi bagi kemajuan Indonesia. Dirinya menilai berbagai komoditas pangan yang dikonsumsi masyarakat sebagian besar berasal dari desa, sehingga pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama.

"Kalau desanya tumbuh, hidup, maju, dan mandiri, maka dengan sendirinya akan maju Indonesia ini," imbuhnya.

Selain itu, Dimyati juga mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk mempercepat pembangunan desa. 

Ia berharap BRIN bersama kementerian terkait dapat terus mendampingi pemerintah desa melalui pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami meminta kepada Kementerian dan BRIN, tolong bantu juga apa yang harus digagas, apa yang harus dilakukan, termasuk inovasi-inovasi atau teknologi-teknologi baru yang diharapkan desa itu bersih, aman, damai, dan maju," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menjelaskan Program SEHATI merupakan kolaborasi berbagai unsur (oktahelix) yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, lembaga riset, hingga mitra pembangunan internasional.

Dikatakannya, program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan lokal, mendorong hilirisasi produk desa, membangun desa berketahanan iklim, desa bebas sampah, hingga membuka peluang lahirnya desa-desa ekspor.

"Program ini akan menyasar desa-desa yang ada di Indonesia, dengan tujuan untuk memastikan ketahanan pangan lokal itu benar-benar kita angkat potensinya," ujarnya.

Dikatakannya, program tersebut sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak dalam mendukung Asta Cita Ke-6 Bapak Presiden Prabowo Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.

"Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo untuk swasembada pangan, termasuk nanti dari program ini juga akan ada desa berketahanan iklim. Di samping itu juga kita akan melakukan hilirisasi produk desa," katanya.

"Jadi program ini juga bisa memastikan nilai tambah produk lokal desa itu bisa meningkat, sehingga uangnya (perekonomiannya, red) bisa bertambah, bisa juga menyerap tenaga kerja," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BRIN Arief Satria menegaskan dukungan BRIN melalui pengembangan teknologi tepat guna, teknologi maju seperti genomik dan smart farming, serta pendekatan pembangunan berkelanjutan (sustainability) untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara, Perwakilan The World Bank Jessica Ludwig Maaroof juga menyampaikan dukungannya terhadap Program SEHATI. 

Menurutnya, kolaborasi antara Kemendes PDT, BRIN, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi desa dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan memperkuat pembangunan desa di Indonesia.

Diketahui, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendes dengan BRIN tentang Sinergitas Riset dan Inovasi serta Pemanfaatan untuk Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Wagub Dimyati Dorong Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa Hadapi Perubahan Iklim
  • Tinawati Andra Soni Dorong Pustakawan Manfaatkan Teknologi untuk Penguatan Literasi
  • Wagub Dimyati: Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Perkuat Ekosistem Pendidikan Banten
  • Wagub Dimyati: Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Perkuat Ekosistem Pendidikan Banten
  • Wagub Dimyati Dorong Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa Hadapi Perubahan Iklim
  • Tinawati Andra Soni Dorong Pustakawan Manfaatkan Teknologi untuk Penguatan Literasi
  • Andra Soni Ingin Perkuat Ekosistem Peternakan Unggas Lewat Pemberdayaan Masyarakat Banten
  • Hadiri Penyerahan 5 Ribu Sertifikat Halal, Wagub Dimyati: Masyarakat Bisa Tenang Bermuamalat
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.