Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Bawang Merah dan Rambutan Serta Tanam Cabai

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Bawang Merah dan Rambutan Serta Tanam Cabai

 19 Jan 2024   694 dilihat
Sumber Gambar :

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten panen bawang merah dan rambutan serta melaksanakan penanaman cabai di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Jumat (19/1/2024).

"Bawang merah dan cabai merupakan komoditas yang harus diperhatikan dalam rangka pengendalian inflasi," kata Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, dalam pengendalian inflasi dirinya memliki prinsip untuk terus menanam. Diharapkan, dengan terus menanam pada masa yang akan datang, akan melaksanakan panen.

"Namun, untuk bisa memanen, tanaman harus terus dilakukan perawatan," ucapnya.

Al Muktabar mengatakan pentingnya merawat tanaman dengan baik selayaknya merawat makhluk hidup lainnya, seperti memberi asupan nutrisi dan menyiramnya secara rutin sehingga tanaman bisa tumbuh berkembang optimal. 

"Tanaman itu pada hakikatnya sama dengan kita, mempunyai rasa dan sebagainya. Jika kita merawatnya dengan sepenuh hati, dipastikan ia akan tumbuh dengan baik," katanya.

Al Muktabar menjelaskan, Pemprov Banten memiliki Kawasan Sitandu. Kawasan tersebut merupakan pusat riset yang memiliki luas 18 hektar.

“Saya harapkan Sitandu ini bisa menjadi pusat riset pertanian di Provinsi Banten,” katanya.

Dikatakan Al Muktabar, Pemprov Banten terus mendorong masyarakat untuk menggiatkan menanam, terutama bawang merah dan cabai yang bisa memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah masing-masing.

"Pada dasarnya kita mempunyai potensi untuk memperkuat ketahanan pangan kita. Makanya kegiatan menanam ini terus kita giatkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Agus Tauhid mengatakan dalam rangka pengedalian inflasi pihaknya sedang menggenjot produksi cabai dan bawang merah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi komoditas tersebut.

Pada tahun 2024 ini, pihaknya sedang mempersiapkan penanaman cabai dan bawang merah masing-masing seluas 50 hektar, 20 hektar yang pendanaannya bersumber dari APBD dan 30 hektar bersumber dari APBN.

Lanjut Agus, pihaknya mendorong penanaman kedua komoditas tersebut secara swadaya oleh masyarakat. Agus optimis masyarakat akan tertarik menanam cabai dan bawang merah karena keuntungannya sangat menjanjikan.

Dalam rangka mendorong peran serta masyarakat, pihaknya pada tahun ini, sedang menggalakan pengadaan 1 juta bibit cabai. Pengadaannya bekerjasama dengan kelompok-kelompok tani di Provinsi Banten.

“Bibit-bibit tersebut bisa dipergunakan masyarakat,” uangkap Agus.

Agus menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggerakan masyarakat untuk menanam cabai.

“PKK Provinsi Banten memilik program gerakan setiap rumah menanam cabai. Pemerintah menyediakan bibit-bibitnya,” katanya.

Agus melanjutkan, kegiatan itu juga merupakan upaya tindaklanjut Pemprov Banten dalam upaya mengendalikan laju inflasi. Selain di Kawasan Sitandu, saat ini juga di Kelurahan Sawah Luhur Kota Serang telah panen bawang merah seluas 2,4 Hektar.

"Selanjutnya panen bawang merah di Kecamatan Kramatwatu seluas 11 Ha yang akan mulai panen di tanggal 20 Januari 2024," ucapnya.

"Panen bawang merah yang tengah berlangsung di Provinsi Banten merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Banten bersama dengan Kabupaten/Kota dalam pengendalian inflasi di Provinsi Banten," tutupnya. 

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Ini Empat Sekolah Unggul Garuda Transformasi Kemdiktisaintek di Provinsi Banten
  • Seleksi Direksi Tiga BUMD Segera Dibuka, Pemprov Banten Ajak Profesional Terbaik Mendaftar
  • Tinjau Sekolah Rakyat Pandeglang, Gubernur Andra Soni Pastikan Pembangunan Sesuai Target
  • Jelajahi Keindahan Ujung Kulon, Banten Tawarkan Pengalaman Wisata Alam Kelas Dunia
  • Cerita Wisatawan Menjelajahi Pulau Peucang, Pulang Membawa Cerita dan Kerinduan
  • Pemprov Banten Umumkan Lelang BMD, Berikut Barang-Barangnya
  • Gubernur Andra Soni Dukung Pembinaan Atlet Hoki untuk Tingkatkan Prestasi Banten
  • Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Denpom III/4 Serang dalam Menjaga Kondusivitas Banten
  • Andra Soni Apresiasi Pengabdian 35 Tahun Teodorus Simarmata untuk Imigrasi Banten
  • KPK Apresiasi SPMB Banten 2026, Transparan dan Bersih dari Praktik Titipan
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.