Porto
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Mengenal Kearifan Lokal Warga Kanekes Baduy

Mengenal Kearifan Lokal Warga Kanekes Baduy

 13 Sep 2024   25936 dilihat
Sumber Gambar : Warga Kanekes Baduy saat melakukan Seba Baduy Tahun 2024. Gambar tangkapan layar video youtube Pemerintah Provinsi Banten.

Suku Baduy merupakan suku asli Indonesia yang berada di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Suku Baduy atau warga Kanekes hidup berdampingan dengan alam dan masih menjaga tradisi dan kearifan lokal. 

Suku yang satu ini terbagi dalam dua golongan yaitu: Baduy Dalam dan Baduy Luar. Perbedaan dari kedua suku ini adalah dalam menjalankan pikukuh atau aturan adat. 

Baca juga:

Pengetahuan Lokal Warga Kanekes Baduy dalam Mitigasi Bencana

Perbedaan lainnya yaitu dari penampilannya. Baduy dalam memakai ikat kepala putih dan pakaian serba putih, sedangkan orang Baduy luar memakai ikat kepala dan pakaian serba hitam. 

Sebagai bagian dari etnis Sunda, Suku Baduy menggunakan Bahasa Sunda Banten sebagai bahasa sehari-hari. Ini digunakan pada hampir seluruh masyarakat Baduy, baik itu Baduy dalam, maupun Baduy ular.

Banyaknya larangan serta pantangan yang harus mereka taati salah satunya di Baduy dalam tidak boleh menggunakan elektronik seperti handphone, televisi, dan elektronik lainnya. 

Begitu juga kepada pengunjung yang ingin datang berwisata ke Baduy harus mengikuti larangan/aturan yang tidak boleh di langgar contohnya saat berada di area Baduy dalam tidak dibolehkan memotret dan mengambil video, dilarang membawa dan menggunakan sabun, deterjen dan pasta gigi. 

Suku ini terbilang unik karena keduanya masih berpegang teguh dengan adat istiadat leluhur yang kini masih terjaga kearifannya, terutama Baduy dalam yang masih mempertahankan tradisi nenek moyang dan aturan adat. 

Baca juga: Mengenal Angklung Buhun

Sementara Baduy luar sudah terpengaruhi oleh pola gaya hidup modern contohnya seperti menggunakan elektronik  (handphone) dan juga lampu emergency dan mainan anak-anak yang terbilang modern. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Saba Baduy pada 2022 lalu terpukau dengan potensi budaya yang dimiliki oleh desa tersebut.

"Saya tadi melihat begitu banyak potensi mulai dari potensi budaya juga potensi alam," kata Menparekraf Sandiaga. 

Desa Wisata Saba Budaya Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, masuk dalam 50 Besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022.

Baca: 

5 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Menjaga Ketahanan Pangan

Desa wisata ini memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang tinggi, dengan mengandalkan konsep pariwisata berkelanjutan berbasis alam, budaya lokal serta keramahan masyarakatnya. 

Ekonomi kreatif hasil buatan tangan warga Baduypun turut melengkapi pariwisata di sini. Hasil kerajinan yang dibuat diantaranya anyaman bambu, madu, tenun baduy, gula aren dan masih banyak lagi.

 Kendati demikian, Menparekraf Sandiaga menilai sisi aksesibilitas dari desa wisata ini perlu ditingkatkan. 

Bersama pihak-pihak terkait, Menparekraf Sandiaga berkomitmen meningkatkan aksesibilitas agar keberadaan Desa Wisata Saba Budaya Baduy memiliki dampak yang luas terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat. (Latif/MGNG)

Artikel lainnya dapat di akses di sini 

 

 

Sumber:
1. Kemenparekraf.go.id
2. Youtube Pemerintah Provinsi Banten 

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Wagub Banten: Program MBG 3B Kunci Kesejahteraan Keluarga dan Generasi Emas 2045
  • Solusi Izin Tanpa Tinggalkan Lapak: Ini Syarat dan Manfaat Punya NIB bagi Pedagang Banten
  • Gubernur Andra Soni Minta Puteri Indonesia 2026 Suarakan Pentingnya Pendidikan di Banten Banten
  • Triwulan I 2026, Ekonomi Banten Tumbuh 5,64 Persen, Serapan Tenaga Kerja Meningkat
  • Wagub Dimyati Arahkan Duta Pariwisata Angkat Potensi Wisata Banten
  • Provinsi Banten Raih Kategori Daerah Terbaik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award
  • Pemprov Banten Harap HIPMI Jadi Rumah Besar Lahirnya Wirausaha Muda
  • Gubernur Andra Soni: Pramuka Harus Jadi Gerakan Tulus dan Ikhlas untuk Bangun Banten
  • Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Meriahkan Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan
  • Wagub Dimyati Minta BPS dan Pemprov Banten Perkuat Kolaborasi Data
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.