Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen untuk memperbanyak amal dan beribadah, namun juga berbagi kebahagiaan bersama orang-orang tersayang.
Salah satu cara unik untuk menyambut keistimewaan bulan Ramadan adalah melalui kuliner yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadan di Indonesia.
Bagi warga sedulur Banten, berikut beberapa jajanan tradisional khas Banten yang bisa dinikmati selama bulan Ramadan!
Ketan Bintul
Jajanan berbahan dasar ketan yang ditumbuk halus dengan taburan parutan kelapa ini menjadi salah satu sajian khas Banten yang muncul setiap bulan Ramadan.
Biasanya, ketan bintul disajikan dengan empal daging yang juga merupakan makanan khas Serang. Ketan bintul bisa ditemukan di sejumlah pasar tradisional atau pusat jajanan dengan kisaran harga mulai dari Rp15.000.
Baca juga: 5 Makanan Khas Banten, Cita Rasa yang Menggugah Selera
Apem Putih/ Apem Bohay
Bagi masyarakat Pandeglang, kue ini menjadi salah satu santapan yang wajib dinikmati saat berbuka puasa. Penamaannya tidak terlepas dari warnanya yang putih dan bertekstur kenyal.
Perpaduan kue berbahan dasar tepung beras dan saus dari gula merah yang dicairkan menciptakan kenikmataan yang khas. Apem Bohay bisa ditemukan di sekitar wilayah Pandeglang dengan kisaran harga mulai dari Rp15.000 per bungkus.
Cecuer/Cuer
‘Si Hijau’ yang satu ini menjadi menu takjil yang wajib dicoba. Terbuat dari adonan tepung beras, tepung aci dan sedikit terigu.
Warnanya yang hijau berasal dari air rebusan daun suji yang dicampur ke dalam adonan dan diaduk sampai merata. Lalu masukkan daun pandan untuk menambah aroma wangi yang sedap.
Selanjutnya, tuangkan ke dalam loyang berbentuk persegi dan kukus hingga matang. Jika sudah siap, potong secara memanjang dan lengkapi dengan taburan parutan kelapa untuk menggugah selera menikmati kue cecuer.
Kue ini bisa kamu temui di wilayah Serang, Pandeglang dan sekitarnya saat bulan Ramadan.
Jojorong/Jejorong
Jajanan tradisional khas Banten ini terbuat dari adonan tepung beras dan campuran santan. Bak harta karun, didalamnya tersembunyi lelehan gula merah yang lumer di mulut saat disantap.
Kue ini memiliki keunikan tersendiri dari segi penyajiannya yang masih mempertahankan kearifan lokal yaitu menggunakan daun pisang sebagai wadahnya.
Rasa Jojorong manis dan legit serta memiliki aroma yang khas, membuatnya sangat cocok dinikmati saat berbuka puasa. Jojorong bisa ditemui di wilayah Pandeglang, Lebak dan Serang.
Kue Pasung
Kue pasung merupakan salah satu jajanan tradisional khas Banten. Kue Pasung sangat cocok untuk dijadikan takjil sebagai menu pendamping berbuka puasa.
Bahan dasar pembuatan Pasung terbuat dari tepung beras dan campuran gula aren, menciptakan tekstur kenyal dan rasa yang manis.
Uniknya, dalam pembuatan pasung, diperlukan wadah yang terbuat dari daun pisang berbentuk kerucut. Saat ini pasung bisa ditemui di wilayah Serang, Lebak, Pandeglang dan sekitarnya.
(Rijal Fath/ MGNG).
Sumber:
1. @Visitbanten
2. @pemprov.banten
3. Ppid.serangkota