Porto
  • Home
  • Profil Provinsi
    • Sejarah Banten
    • Geografi
    • Demografi
    • Arti Lambang
    • Kebudayaan
  • Profil Pemerintah
    • Profil Pimpinan dan Pegawai
    • Visi dan Misi Provinsi Banten
    • Struktur Organisasi
    • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
    • Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
  • Informasi Publik
    • Informasi Publik
    • Daftar Informasi Publik
    • Permohonan Informasi
    • Keberatan Informasi Publik
    • Standar Pengumuman Informasi
  • Berita Update
    • Press Release
    • Gallery Video
    • Artikel
  • Pengumuman
  • IPKD
    • 2023
    • 2024
  • SAKIP
    • Pedoman SAKIP
    • RPJPD
    • RPJMD
    • RKPD
    • LPPD
    • LKPD
    • PERKIN GUBERNUR
    • Indikator Kinerja Utama (IKU)
    • Pengadaan Barang dan Jasa Strategis

Buka Musda APJI Banten, Wagub Dimyati Soroti Peran Jasa Boga dalam Ciptakan Lapangan Kerja

Buka Musda APJI Banten, Wagub Dimyati Soroti Peran Jasa Boga dalam Ciptakan Lapangan Kerja

 21 May 2026   53 dilihat
Sumber Gambar : Biro Adpimpro Banten

​Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) memiliki peran strategis dalam membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

​Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II APJI Provinsi Banten di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Kamis (21/5/2026). Musda kali ini mengusung tema “Jasa Boga Mandiri: Menjadi Pilar Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional, Serta Berdaya Saing di Tingkat Global”.

​“Jika dihitung-hitung, ada ratusan ribu orang di Banten yang bekerja pada sektor jasa boga. Jadi, saya menilai lapangan pekerjaan tumbuh di situ. Masyarakat yang tadinya tidak memiliki pekerjaan bisa terserap dan mendapatkan penghasilan untuk keluarga mereka,” ungkap Dimyati.

​Dimyati mengatakan, sektor jasa boga menjadi salah satu penopang pembangunan daerah maupun nasional karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Menurutnya, APJI tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga menjaga warisan budaya melalui pelestarian kuliner khas daerah. Selain itu, sektor ini dinilai mampu mendongkrak pertumbuhan pariwisata dan meningkatkan pendapatan daerah.

​“Wisata kuliner dan jasa boga ini luar biasa. Sektor ini bisa menarik investasi, meningkatkan pendapatan daerah, termasuk pendapatan negara,” katanya.

​Meski demikian, perkembangan usaha jasa boga tetap perlu didukung oleh peningkatan profesionalisme dan kualitas layanan. Oleh karena itu, Dimyati mendorong APJI untuk aktif memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha, termasuk pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini penting untuk memastikan kualitas makanan, keamanan pangan, dan kandungan gizi tetap terjaga, sekaligus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​“Saya melihat APJI ini organisasi yang profesional. Perlu dukungan APJI untuk melatih para pelaku usaha agar mereka lebih profesional dan memahami cara menjaga mutu makanan yang baik,” imbuhnya.

​Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP APJI, Tashya Megananda Yukki, menyampaikan bahwa APJI berkomitmen meningkatkan kualitas pengusaha jasa boga di Provinsi Banten melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi keamanan pangan.

​Saat ini, APJI juga telah dipercaya oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia untuk memberikan pelatihan manajemen katering dan manajerial kepada 32 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan. Mereka nantinya akan bertindak sebagai pimpinan dapur MBG.

​Selain itu, Tashya menambahkan, APJI siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan pelatihan kepada relawan dan mitra dapur MBG melalui Satgas APJI. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung penyediaan pangan yang sehat dan bergizi bagi masyarakat.

​“APJI sangat fokus pada keamanan pangan. Kami berharap pengusaha jasa boga dan pelaku kuliner di Banten seluruhnya tersertifikasi serta mendapatkan pelatihan. Dengan begitu, makanan yang disajikan benar-benar terjaga kesehatan, rasa, pelayanan, dan keamanan pangannya,” ujar Tashya.

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Gubernur Andra Soni Minta Puteri Indonesia 2026 Suarakan Pentingnya Pendidikan di Banten Banten
  • Triwulan I 2026, Ekonomi Banten Tumbuh 5,64 Persen, Serapan Tenaga Kerja Meningkat
  • Bentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan, Pemprov Banten Gembleng 50 Pemuda Lintas Organisasi
  • Lepas Jemaah Haji Kloter 13 Kabupaten Pandeglang, Ini Pesan Wagub Dimyati
  • Akses Wisata ke Banten Kini Lebih Mudah Naik Transportasi Umum, Tersedia Tujuan Baduy, Sawarna, Carita dan Ujung Kulon
  • KONI tetapkan Banten Sebagai Tuan Rumah PON XXIII tahun 2032
  • Buka Musda APJI Banten, Wagub Dimyati Soroti Peran Jasa Boga dalam Ciptakan Lapangan Kerja
  • KONI Nilai Provinsi Banten Layak Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032 karena Fasilitas Lengkap
  • Andra Soni Tinjau Normalisasi Situ Bulakan, Kapasitas Tampung Air Ditargetkan Naik Dua Kali Lipat
  • Perkuat Sinergi, Pemprov Banten dan DKI Jakarta Kolaborasi Atasi Banjir serta Sampah
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: Loading...
Pengunjung Kemarin: Loading...
Pengunjung Bulan ini: Loading...
Total Hits: Loading...
Statistik Kunjungan Bantenprov.

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.