PENGUMUMAN HASIL

Hasil Lomba Desain Logo HUT Banten Ke-26

Dewan juri menetapkan tiga pemenang berdasarkan kekuatan konsep, keterbacaan, kedisiplinan visual, dan kemampuan logo merepresentasikan semangat Menjaga Trust & Dignity.

Pengumuman pemenang lomba desain logo HUT Banten ke-26
220 Peserta dari berbagai daerah
26,5% Peserta dari Banten
73,5% Peserta dari luar Banten
5 Kriteria utama penilaian
Juara 1 Ahmad Jueni
Juara 1

Ahmad Jueni

Logo ini unggul karena kesederhanaan bentuk dan kekuatan angka 26 sebagai simbol utama. Identitas Banten diperkuat melalui aksen ragam hias dan wordmark yang mudah dikenali.

Angka 26 terbaca cepat dan menjadi visual utama.
Komposisi bersih, seimbang, dan mudah diterapkan di banyak media.
Warna biru dan oranye memberi kesan resmi, stabil, energik, dan progresif.
PERINGKAT PEMENANG

Tiga Karya Terpilih

Penilaian dilakukan melalui pembahasan dewan juri terhadap kekuatan branding, konsep, visual, keterbacaan, warna, dan eksplorasi ragam hias Banten.

Juara 1 Ahmad Jueni
Juara 1

Ahmad Jueni

Kesederhanaan bentuk, angka 26 yang kuat, serta fleksibilitas penerapan menjadi nilai utama.

Juara 2 Achyal Munif
Juara 2

Achyal Munif

Karya memiliki anchor sejarah dan budaya yang jelas melalui Menara Banten, ragam hias, dan warna hijau.

Juara 3 Sofyan
Juara 3

Sofyan

Gestur visual kuat dengan warna merah dan kuning yang memberi kesan berani, meriah, dan energik.

DASAR PENILAIAN

Kriteria Dewan Juri

Bentuk dan Visual

Kekuatan angka 26 sebagai identitas utama, konstruksi bentuk, diferensiasi, dan komposisi.

Filosofi dan Makna

Kemampuan logo mengompresi cerita besar Banten menjadi satu gagasan visual yang kuat.

Legibilitas

Keterbacaan angka, ketahanan detail saat diperkecil, dan kemudahan logo dikenali sekilas.

Warna

Kedisiplinan sistem warna, kontras, kesan perayaan, dan kesesuaian untuk identitas publik.

Ragam Hias Banten

Kedalaman eksplorasi motif sebagai DNA visual, bukan sekadar dekorasi yang ditempel.

Kebaruan lomba tahun 2026

Status lomba berubah dari regional menjadi nasional agar desainer grafis dari seluruh Indonesia dapat berpartisipasi. Keterbukaan informasi juga diperkuat melalui laman khusus lomba, publikasi media sosial, serta pengumuman finalis dengan pratinjau logo.

Logo provinsi tidak harus menjadi katalog daerah

Dewan juri menilai logo HUT Provinsi Banten perlu berbicara pada level identitas kolektif provinsi. Logo tidak wajib memuat seluruh elemen kabupaten/kota secara literal karena hal itu berisiko membuat visual terlalu ramai dan melemahkan daya ingat.

Menilai dari yang terbaik

Penyaringan dari sekitar 220 peserta menjadi finalis dilakukan melalui pembahasan panjang dengan tetap mengacu pada kriteria yang disepakati. Tiga pemenang dipilih karena karya mereka memiliki konsep, narasi, dan kemungkinan pengembangan identitas yang paling kuat.

Kepercayaan dan harga diri

Trust diterjemahkan melalui bentuk yang stabil, seimbang, dan mudah dibaca. Dignity diwujudkan melalui komposisi yang proporsional, penggunaan simbol budaya secara terhormat, dan visual yang tidak sekadar mengikuti tren.