Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana, BPBD Banten Gelar Apel Siaga

-
SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar apel siaga pengurangan resiko bencana, di alun-alun Kota Serang, Senin, 16/10/2017, dengan mengusung tema 'BPBD selalu hadir di tengah masyarakat mengedepankan profesionisme dan penanganan yang cepat saat terjadi bencana'.

Apel siaga tersebut diikuti oleh Polda Banten, Korem 064 Maulana Yusuf, Dishub Provinsi Banten,  Satpol PP Provinsi Banten, Basarnas wilayah Banten, Linmas Provinsi Banten, Tagana Banten, Pramuka Kuwarda Banten, PMI Banten, BMKG stasiun Serang, Damkar Kota Serang dan BPBD kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Kepala BPBD Provinsi Banten, Suma Wijaya,  mengungkapkan, perlindungan masyarakat dari ancaman

bencana menurutnya adalah wujud dari hak asasi rakyat. Dalam penanganan bencana, lanjutnya, tidak hanya pemerintah yang harus turun tangan.

"Penanganan Bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk pihak pengusaha didalamnya," paparnya.

Dikatakannya, agar pengurangan risiko bencana dapat dilaksanakan dengan baik, semua pihak terutama pemerintah daerah perlu melakukan identifikasi, memahami dan memonitor risiko Bencana serta meningkatkan sistem peringatan dini di masyarakat dengan kearifan lokal.

"Pemerintah Daerah menyediakan ruang dan akses yang mudah agar semua pihak dapat memberikan masukan dan saran atas upaya pengurangan risiko Bencana. Begitulah yang diamanatkan oleh pak Gubernur," paparnya.

Ia berharap, melalui Apel siaga bulan pengurangan risikp Bencana tersebut, para peserta Apel dapat membangun komitmen bersama terlibat Aktif dalam upaya pengurangan risiko Bencana di seluruh wilayah rawan Bencana.

"Kegiatan ini tentu saja merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian seluruh unsur yang terkait pada upaya pengurangan risiko Bencana. Semoga semuanya bisa membangun komitmen bersama dalam upaya pengurangan risiko Bencana ini." tukasnya. (*)