Sekda Banten Minta Disdukcapil Segera Selesaikan Perekaman E- KTP

-

SERANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Ranta Soeharta, mengharapkan, agar seluruh Disdukcapil di 8 Kabupaten/kota se-Provinsi Banten dapat segera menyelesaikan perekaman KTP ekektronik pada tahun 2017 ini  Administrasi kependudukan ini sangat penting, kata, Sekda, karena berkaitan erat dengan program Pemorov Banten.

“Saya mengharapkan pada akhir tahun 2017 ini seluruh masyarakat di Provinsi Banten sudah memiliki NIK, hal ini guna mendukung program Gubernur Banten, yaitu regulasi di bidang pelayanan terutama kesehatan dan pendidikan," kata Sekda, saat menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Ledian Hotel, Selasa (14/11/2017).

Diakui Sekda bahwasaat ini tingkat keakurasian data kependudukan di Provinsi Banten belum maksimal, padahal menurutnya administrasi kependudukan merupakan salah satu hal yang krusial. "Tingkat keakurasian datanya belum akurat 100 persen. Harus segera diperbaiki validasinya," ucapnya

Ia pun meminta agar DP3AKKB dan seluruh Disdukcapil dapat segera mrlakukan kerjasama dengan pihak-pihak lainnya sgar permasalahan ini dapat segera diselesaikan. 

“Saya berharap kedepan DP3AKKB dan seluruh Disdukcapil dapat segera menyusun kerjasama dengan pihak-pihak terkait pemanfaatan data kependudukan ini guna mendukung sektor pelayanan publik dan ketepatan sasaran perencanaan pembangunan di daerah,” jelasnya.

Sementara itu, jepala Dinas P3AKKB Sitti Ma’ani Nina menerangkan bahwa Rakor yang melibatkan seluruh Disdukcapil Kabupaten/Kota tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas database kependudukan yang lebih baik. juga, kata Nina, kegiatan ini sebagai upaya DP3AKKB untuk membangun sinergitas antara provinsi dengan kabupaten/kota.

“Terwujudnya database kependudukan dan tertib administrasi kependudukan yang dimulai dari tingkat kabupaten kota, provinsi hingga nasional. Manfaat dari kegiatan ini juga untuk terciptanya kesamaan persepsi aparatur Dukcapil kabupaten/kota dengan provinsi,” ucapnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini, ada sekitar 2,82 persen atau sekitat 200 ribu lebih warga Banten belum melakukan perekaman E-KTP.