Wakil gubernur Janji Bereskan Banten Lama dalam 3 Tahun

-

SERANG – Wakil Gubernur Andika Hazrumy mengungkapkan revitalisasi kawasan Banten Lama akan mulai membuahkan hasil berupa terjadinya sejumlah perbaikan sarana dan prasarana di kawasan cagar budaya tersebut 3 tahun dari saat ini atau sekitar 2020 mendatang. Janji ini diungkapkan Andika saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Festival Keraton Surosowan di Alun-alun Masjid Banten Lama, Kota Serang, Jumat (10/11) sore. Acara pembukaan dihadiri oleh raja dan sultan dari sejumlah daerah di Nusantara, serta juga dari luar negeri.

"Kami, Pemprov Banten telah melakukan MoU dengan Pemkot Serang dan Pemkab Serang terkait revitalisasi Banten Lama ini. Berdasarkan rencana yang kami buat, revitalisasi sarana dan prasarana di kawasan ini akan selesai dalam 3 tahun,” kata Andika.

Meski begitu, kata Andika, pihaknya meminta dukungan semua stake holder di kawasan tersebut, termasuk masyarakat sekitar dalam melakukan revitalisasi tersebut. “Karena mustahil kami dapat melakukan itu tanpa dukungan semua pihak,” imbuhnya.

Lebih jauh Andika merasa yakin jika keberhasilan revitalisasi Banten Lama pada gilirannya akan mendorong kemajuan secara umum di Banten. Hal itu merujuk kepada lokasi Banten Lama yang terletak di Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten. “Kota Serang ibaratnya sebagai etalase Provinsi Banten. Kalau kemajuan terlihat dan dirasakan dari sini, maka idealnya itu adalah representasi kemajuan Banten secara umum,” ujarnya.

Lebih jauh Andika mengatakan kemajuan di kawasan Banten Lama dapat dilihat sebagai kemajuan kebudayaan, dimana stake holder di kawasan tersebut melakukan penghargaan yang seyogyanya kepada kawasan. “Menghargai Banten Lama adalah menghargai sejarah, menghargai para leluhur kita yang sudah barang tentu itu adalah sikap kebudayaan yang luhur. Kalau sudah begini kemajuan Banten secara umum adalah sebuah keniscayaan,” paparnya.

Diungkapkan Andika, pada APBD-Perubahan tahun Anggaran 2017, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten telah membangun jalan sebagai sarana transportasi menuju kawasan Banten Lama, antara lain jalan akses Mesjid Agung Banten lama sepanjang 600 meter dengan 2 lajur beton; Jalan Banten Lama-Tonjong sepanjang 650 meter dengan luas 4 lajur; dan Perencanaan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)/ Basic Desain Kawasan Banten Lama. 

Selanjutnya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten telah melakukan Peningkatan Kualitas RTLH di 9 lokasi; Peningkatan Kualitas Jalan Lingkungan di 20 lokasi; Penyediaan Prasarana Dan Sarana Air Bersih di 8 lokasi; serta Penyelenggaraan Sanitasi Lingkungan di 7 lokasi.

Berikutnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhutanan Provinsi Banten telah menyediakan Kontainer Sampah menggunakan Bak Tertutup; Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Wilayah Banten Lama; serta Penghijauan Lingkungan di Kawasan Kesultanan Banten.

Untuk diketahui, dalam festival yang akan digelar hingga 12 November mendatang itu, sejumlah kerajaan dan kesultanan dari luar negeri juga turut hadir, di antaranya dari Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Philipina, Kamboja dan Turki. Festival Keraton Surosowan tersebut akan diisi oleh berbagai macam kegiatan, seperti parade budaya, kesenian, atraksi khas Banten, kirab 500 prajurit dan demo kolosal gerabah serta pameran potensi wisata yang ada di Banten. (*)