Jadi Nominator Penerima Award, Banten Gagas Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

-

SERANG – Pemprov Banten dinominasikan sebagai salah satu daerah peraih penghargaan pada acara BPJS Ketenagakerjaan Award 2017 yang acaranya akan digelar 5 Desember mendatang. Hal itu mengingat Pemprov Banten dinilai sebagai salah satu daerah yang mendukung secara konkrit program-program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Banten pun menunjukkan angka yang tinggi.

“Tidak semua daerah menjadi nominasi di BPJS Ketenagakerjaan Award ini. Hanya daerah-daerah yang memang masuk saja kriterianya, itu tadi di antaranya yang dinilai melakukan dukungan secara riil terhadap program kami,” kata Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Teguh Purwanto, usai menemui Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di kantornya, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (11/10).

Dikatakan Teguh, BPJS Ketenagakerjaan Award 2017 ini baru diselenggarakan pertama kali untuk level nasional, dan rencananya penghargaan kepaa para pemenang akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dilanjutkan Teguh, daerah nominator berikutnya akan dilakukan verifikasi kembali oleh tim assessment yang dibentuk BPJS Ketenagakerjaan. Banten akan bersaing dengan pemerintah provinsi  perwakilan dari 11 wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan. Kesebelas wilayah tersebut di antaranya adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah & DIY, 3 wilayah kerja di Sumatera, dan Jawa Timur.

Teguh mengungkapkan, Banten menjadi nominasi karena dinilai telah melakukan dukungan secara riil di antaranya ditunjukkan dengan kepemilikan Peraturan Daerah yang mengatur tentang kewajiban perusahaan di Banten untuk mengikutsertakan karyawannya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Secara kinerja, lanjut dia, kepesertaan BPJS Ketengakerjaan di Banten juga mencapai angka di atas 60 persen atau di atas angka yang ditargetkan. “Ini tidak lepas dari kinerja dan inisiatif pemerintah daerah dalam melakukan upaya-upaya dukungan tentu saja,” ujarnya seraya mengatakan untuk kategori kabupaten/kota, ari Banten diajukan Kabupaten Serang dan Kota Tangerang Selatan sebagai nominator penerima award tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih dengan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Pemprov Banten tersebut. Menurut Andika, sebetulnya hal itu memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk dapat melindungi warganya dalam menjalankan aktivitasnya sebagai pekerja di semua sektor pekerjaan. “Ke depan kami bahkan sedang merancang bagaimana pegawai informal dan juga pegawai honorer di pemda dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Andika menambahkan, sebuah jaminan keselamatan kerja merupakan kebutuhan utama para pekerja, sehingga apa pun yang dapat dilakukan pemprov untuk memenuhi hak para pekerja, pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim dan dirinya, akan melakukannya. “Bisa bekerja dengan tenang, karena keselamatan kerjanya terjamin kalau sampai terjadi sesuatu yang diinginkan tentu akan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, pada gilirannya produktifitas juga akan naik, dan semua pihak akan diuntungkan. Jadi kenapa harus tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya. (*)