Wakil Gubernur Minta Perguruan Tinggi di Banten Bisa Lebih Berperan Membantu Masyarakat

-

PAMULANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta Perguruan Tinggi (PT) di Banten bisa lebih memaksimalkan perannya dalam upaya penanganan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Menurut Andika, PT jangan terlena hanya pada satu peran sebagai penyelenggara pendidikan saja. Merujuk kepada Tri Dharma Perguruan Tinggi, Andika menyebut masih ada dua peran PT yang bisa lebih dimaksimalkan lagi.

“Tri Dharma itu kan pendidikan, litbang dan pengabdian masyarakat. Nah, yang litbang dan pengabdian kepada masyarakatnya ini kalau dimaksimalkan itu akan sangat membantu masyarakat,” kata Andika usai menghadiri kegiatan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru di  Universitas Pamulang, Tangsel, Senin (4/8).

Diakui Andika jika peran litbang dan pengabdian masyarakat juga sudah dilakukan PT sejauh ini. Untuk pengabdian masyarakat, misalnya Andika menyebut dilakukannya Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh semua PT dalam setiap tahunnya yang melibatkan ribuan mahasiswa. Demikian juga untuk peran litbang, Andika menyebut banyaknya riset yang dilakukan para dosen di kampus mereka dalam setiap tahunnya. “Tapi saya banyak mendengar kalau KKM dan riset yang dilakukan hanya untuk memenuhi kewajiban civitas akademika saja. Memang tidak semua, tapi kita berbicara dari sisi dampak yang dirasakan oleh masyarakat, saya kira masih bisa dimaksimalkan itu,” paparnya.

Andika mengatakan, sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat di Banten dan butuh uluran tangan PT melalui peran riset dan pengabdian masyarakatnya, misalnya seperti persoalan pertanian, kelautan, dan sektor ketenagakerjaan lainnya yang bisa menciptakan pemberdayaan masyarakat. “Misal di pertanian, butuh riset yang bagaimana sebuah komoditas pertanian bisa memiliki hasil panen yang baik, dan dapat dipasarkan dengan baik. Demikian juga di sektor lain,” imbuhnya.

Khusus untuk peran PT di bidang pengabdian kepada masyarakat, Andika menyebut, perlunya KKM bisa berdampak positif  bagi masyarakat di lokasi KKM pasca-KKM dilakukan. “Misal ada persoalan kurangnya pola hidup bersih, dengan KKM harusnya masyarakat tersebut menjadi meninggalkan kebiasaan pola hidup tidak sehat itu dan beralih ke pola hidup sehat,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya di hadapan sekitar 5 ribu mahasiswa baru Unpam, Andika meminta para mahasiswa untuk memicu diri selama menempuh pendidikan di bangku kuliah. Hal itu menurutnya menjadi sangat penting bagi para mahsiswa agar bisa menghadapi persaingan glonal di dunia kerja selepas kuliah nanti. “Dengan berlakunya masyarakat ekonomi Asean atau MEA sekarang kita bersaing di dynia kerja bukan Cuma dengan saudara-saudara kita sesame bangsa Indonesia, melainkan dengan juga warga dunia lainnya dari berbagai negara,” katanya.

Di satu sisi, kata Andika, harus diakui jika standar pendidikan  di sejumlah negara, termasuk di sejumlah negara ASEAN, lebih tinggi dibandingkan standar pendidikan di Indonesia. Hal itu lah yang menurut Andika menuntut keseriusan dari para mahasiswa untuk dapat memicu diri selama menempuh pendidikan. “Tentu saja pemerintah dengan bgainnya sendiri juga terus berupaya untuk meningkatkan standar pendidikan di negara kita ini,” pungkasnya.