Buka Madrasah Kader NU Banten, Wagub Apresiasi Dukungan Ulama

-

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy membuka secara resmi Madrasah Kader Nahdlatul Ulama PW NU Banten di pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Jumat (11/8). Dalam sambutannya, Andika mengapresiasi dukungan ulama di Banten secara umum, terhadap keberlangsungan pemerintahan di Pemprov Banten saat ini.

“Pembangunan di Banten yang kami, pemerintah daerah lakukan, niscaya tidak akan mencapai keberhasilan yang terbaik, dalam konteks untuk mensejahterakan rakyat Banten, tanpa dukungan ulama,” kata Andika.

Dalam sambutannya itu Andika berulang kali memohon ulama di Banten untuk terus mendoakan Banten agar dapat menjadi daerah yang aman, tenteram, dengan kondisi masyarakatnya yang sejahtera, serta pemerintahan yang adil. “Sejauh ini kami sangat merasakan dukungan para ulama, lebih dari sekedar doa. Dalam hal-hal ulama tengah ditunggu sikapnya oleh masyarakat dalam mensikapi persoalan masyarakat dan daerah, ulama selalu tampil terdepan,” imbuhnya.

Khusus untuk NU Banten, Andika mengaku, sangat merasakan hubungan yang mesra antara ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut, dengan Pemprov Banten. Disebutkan Andika, dukungan NU kepada pemprov Banten selalu hadir saat dibutuhkan. “Tapi bukan karena adanya dukungan itu saja, hubungan yang mesra itu terjalin, lebih dari itu sejarah membuktikan jika NU memang selalu hadir dalam mengawal NKRI dan Pancasila yang salah satunya menjadi tugas pemerintah, termasuk di Banten,” katanya.

Sebelumnya, Ketua PW NU Banten Soleh Hidayat dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan Pemprov Banten kepada NU di Banten. Soleh menyebut, dukungan yang diberikan Pemprov Banten tersebut sebagai bantuan yang tulus dari pemerintah daerah dalam tugasnya mengayomi umat. “Jadi ibaratnya dukungan pemprov ini bukan basa-basi dan benar-benar tanpa pamrih, kecuali memang untuk menunjukkan sikap pemerintah atau umaro sebagai pengayom sekaligus mitra dari ulama,” kata Soleh.

Dikatakan Soleh, dalam kegiatan Madrasah Kader NU Banten itu pun, PW NU Banten mendapatkan dukungan yang total dari Pemprov Banten. “Jujur saja ini kami persiapannya hanya seminggu. Beruntung Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan Pak Wagub berkenan membantu kami sampai hal-hal yang teknis, mulai dari tempat, konsumsi hingga transportasi,” sambungnya seraya mengatakan kegiatan tersebut akan diikuti oleh sekitar 100 kader NU se-Banten dan akan digelar selama 3 hari.

Apresiasi serupa juga dilontarkan Wakil Sekjen PBNU Sulthonul Huda dalam sambutannya di acara tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah di daerah kepada NU sangat dibutuhkan dan dirasakan sangat membantu tugas NU dalam menjalankan fungsinya sebagai pengayom umat. “Jujur saja saya sangat jarang menemui kegiatan Madrasah Kader NU di daerah yang difasilitasi oleh pemerintah daerah. Apalagi sampai tempatnya saja ini sampai digelar di pendopo Gubernur. Ini luar biasa,” kata Sulthonul.

Pada kesempatan tersebut Sulthonul mengungkapkan tentang dukungan NU kepada pemerintah akan terus dilakukan sepanjang pemerintah berkomitmen terhadap NKRI dan Pancasila. Sulthonul mencontohkan, NU hadir di garda terdepan saat pemerintah pusat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia melalui Perppu 2/2017. “Sikap yang sangat kami apresiasi dari pemerintah, karena siapa pun yang tidak mengakui ideologi bangsa kita, jelas tidak layak mendapat tempat di Negara kita yang didirikan oleh para pendahulu kita dengan penuh perjuangan,” kata Sulthonul. (*)