Press Realease

Pemprov Banten Dukung APPSI Dorong Stabilisasi Harga Tiket Pesawat

Photo Name

Pemerintah Provinsi Banten hadir dan terlibat aktif dalam Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Sumatera Barat, 20-22/02/2019. Dalam rakernas, Pemprov Banten mendukung langkah yang akan dilakukan APPSI dalam penguatan ekonomi daerah dengan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk kembali menstabilkan harga tiket pesawat yang cukup tinggi dan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi khususnya sektor pariwisata.

 

Hal itu disampaikan Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Samsir ditemui disela rakernas. Menurutnya, Pemprov Banten akan mendukung langkah-langkah APPSI dalam pengumpulan data potensi unggulan masing provinsi untuk penguatan ekonomi, juga berkaitan pemberian rekomendasi kepada Pemerintah Pusat terutama dengan harga tiket pesawat yang kenaikannya dinilai cukup tinggi.

 

“Karena harga tiket pesawat yang tinggi ini berefek kepada menurunnya pertumbuhan ekonomi daerah khususnya sektor pariwisata,”papar Samsir

 

Samsir mengatakan, Pemprov Banten harus hadir dan harus terlibat aktif karena APPSI sangat membantu dalam berbagi pengalaman bidang Pemerintahan, Kebudayaan, penguatan ekonomi pembangunan dan menjaga NKRI.

 

Dalam arahannya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang biasa disapa JK menyampaikan bahwa kedudukan Gubernur sangat dihargai Pemerintah Pusat, salah satu buktinya dalam tiga tahun belakangan pelantikan Gubernur dilaksanakan di Istana Negara layaknya para Duta Besar. Bedanya, Gubernur dilantik dengan diberikan SK oleh Presiden, sedangkan Dubes dilantik sambil memberikan SK kepada Presiden. oleh karenanya, Gubernur sebagai wakil dari Pemerintah Pusat harus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi lainnya, dan APPSI menjadi wadah untuk mensinergikan program-program unggulan masing-masing daerah dan menjaga keutuhan NKRI.

 

Wapres juga menyinggung berkaitan dengan produk impor yang relatif lebih banyak daripada ekspor. Hal ini harus disikapi dengan serius agar perekonomian Indonesia semakin maju, produktif, dan terus melakukan terobosan-terobosan.

 

“Apa yang menjadi tantangan kita semua dewasa ini? tantangannya adalah bagaimana mengembangkan potensi yang ada dan menjadi potensi semakin baiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia,”jelasnya

 

Kegiatan Rakernas APPSI 2019 ini disamping sebagai agenda tahunan, juga karena penerapan Otonomi Darah yang telah berjalan 17 tahun. Banyak yang telah dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk menyejahterakan masyarakatnya, mendekatkan dan melaksanakan pelayanan publik yang lebih baik. Secara realistis, lanjut Wapres, kondisi ekonomi Indonesia sudah cukup berkembang, walaupun jika dilihat dari data nasional kontribusi ekonomi daerah terhadap ekspor belum meningkat secara signifikan tercermin dari jenis dan jumlah produk yang diekspor dari masing-masing daerah. Disisi lain, impor terus meningkat baik untuk kebutuhan pangan pokok maupun bahan baku kebutuhan industri.

 

“Kondisi ini menyebabkan transaksi berjalan terus mengalami defisit yang berakibat pada melemahnya nilai tukar dan kenaikan harga yang terus melonjak. Ini akan berakibat pada penurunan daya beli, meningkatkan angka kemiskinan dan pengangguran, yang pada akhirnya Indonesia tergiring masuk pada middle income trap. Padahal Lembaga Internasional dan Bappenas pernah memprediksi Indonesia akan menjadi negara nomor empat terbesar tahun 2030 dilihat dari Gross Domestic Product dan pendapatan perkapita,”terang Wapres

 

Oleh karena itu, ujar Wapres, diperlukan strategi daerah dalam memperbaiki daya saing daerah melalui peningkatan dan perluasan produk-produk unggulan, termasuk produk komoditas ekspor. Sejalan dengan itu, kerjasama perdagangan antar daerah perlu terus digarap dalam rangka meningkatkan perdagangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno selaku tuan rumah sangat mengapresiasi atas kehadiran Wakil Presiden RI dengan arahannya yang memotivasi para Gubernur se-Indonesia. Ia berharap, arahan Wapres bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh pengurus APPSI. Pada kesempatan itu juga, hampir seluruh Gubernur hadir atau yang mewakili seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Janggola, dan lainnya. (PRESS RELEASE HUMAS PEMPROV BANTEN)