Press Realease

Gubernur Minta PSN dan Non PSN Cepat Tuntas

WhatsApp Image 2018-12-13 at 12.03.59 (1)

Gubernur Banten Wahidin Halim memimpin rapat Koordinasi dan Evaluasi Progres Pengadaan Tanah dan Kontruksi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan non PSN Provinsi Banten, di Istana Nelayan, Tangerang, Kamis (13/12/2018). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur meminta sekaligus mengingatkan Badan Pertanahan Nasional Banten, Kejaksaan Provinsi Banten dan pihak terkait dalam percepatan progres pengadaan tanah dan konstruksi PSN dan non PSN, agar mempercepat capaian realisasi proyeknya sesuai harapan.

 

"Selain itu, agar penanganan permasalahan umum dalam kegiatan pengadaan tanah harus segera teratasi seperti banyaknya tanah fasis/fasum yang belum jelas statusnya, tanah instansi Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, tanah wakaf, adanya penggarapan terhadap tanah negara yang belum jelas statusnya, terdapat tanah yang pemiliknya sulit diidentifikasi, jalan desa yang belum jelas status kepemilikan tanahnya, tanah kehutanan serta belum optimalnya koordinasi anggota satuan tugas (satgas) B khususnya yang menangani tanaman (Dinas Pertanian) dan bangunan (PUPR) agar terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara maksimal antar pejabat dan pihak terkait berlangsung lebih cepat sehingga tindakan yang diperlukan dapat cepat dilaksanakan,"ujar Gubernur

 

Gubernur ingin memastikan bahwa jalannya PSN tidak terganggu, karena semuanya harus taat pada kebijakan Pemerintah Pusat tetapi harus sejalan dengan non PSN yang dilaksanakan Pemerintah Daerah. 

 

"Saya hadir disini, terus memberikan dukungan dan motivasi karena saya merasa program ini merupakan bagian dari pemerintah provinsi Banten juga,"tegas Gubernur

 

Adapun Pengadaan Tanah PSN berdasarkan Kategori Pembangunan Provinsi Banten;

I. Pembangunan Jalan Tol ; Pertama, Tol Serang-Panimbang, terletak di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Target jumlah bidang sebanyak 6.104 dengan luas 747.8 Ha, Realisasi jumlah bidang sebanyak 3.802 dengan luas 399.2Ha, Progres Konstruksi realisasi fisik ±5%. 

 

Kedua, Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran terletak di Kota Tangerang, Target jumlah bidang sebanyak 2745 dengan luas 128.6 Ha, Realisasi jumlah bidang sebanyak 1661 dengan luas 64.1Ha, Progres konstruksi realisasi fisik sebesar 20.71%. Ketiga, ruas jalan tol Kunciran-Serpong terletak di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), target jumlah bidang sebanyak 2.828 dengan luas 104.7 Ha, realisasi Jumlah bidang sebanyak 2.798 dengan luas 103.8 Ha (99.1%), progres konstruksi realisasi fisik sebesar 97.43%. 

 

Keempat, Tol Serpong-Cinere terletak di Kota Tangsel, Target jumlah bidang sebanyak 2.117 dengan luas 76.1 Ha, realisasi jumlah bidang sebanyak 1.897 dengan luas 59.8Ha (89.67%), progres konstruksi realisasi fisik sebesar 34%. Kelima, Tol Serpong-Balaraja terletak di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel. Target jumlah bidang sebanyak 1.176 dengan luas 243.1 Ha, belum ada realisasi jumlah bidang, luas maupum progres konstruksi realisasi fisik. 

 

Selain itu, adapula pembangunan Jalur Kereta Api Bandara Soekarno Hatta. Target jumlah bidang sebanyak 881 dengan luas 36.9 Ha, dan realisasi jumlah bidang, luas dan progres konstruksi realisasi fisik sudah selesai 100%. 

 

Selanjutnya, Pembangunan Bendungan dan Irigasi diantaranya a) Pembangunan Waduk Sindanghela terletak di Kabupaten dan Kota Serang, target jumlah bidang sebanyak 798 dengan luas 154.6Ha, realisasi jumlah bidang sebanyak 631 dengan luas 121.34 Ha (78.49%). b) Pembangunan Waduk Karian terletak di Kabupaten Lebak. Target jumlah bidang sebanyak 4.292 dengan luas 2226.44 Ha, realisasi jumlah bidang sebanyak 36 dengan luas 209.65Ha (48.48%). Kemudian, Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yakni berupa Pembangunan Interkoneksi Sumatera-Jawa terletak di Kota/Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Lalu Pembangunan Kawasan Industri Prioritas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK); 1) Kawasan Industri Wilmar terletak Kab. Serang, 2) KEK Tanjung Lesung terletak di Kabupaten Pandeglang.

 

Adapun pengadaan Tanah untuk Pembangunan non PSN; 1) Pembangunan runway 3 Bandara Soekarno Hatta terletak di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, 2) Pembangunan jalur ganda KA antara Maja-Rangkas Bitung terletak di Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak, 3) Pembangunan jalan gunung Geblegan ke Waduk Karian terletak di Kabupaten Lebak, 4) Pembangunan Tanggul Banjir Sungai Ciujung terletak Kabupaten Serang, 5) Pembangunan penambahan lajur ke-4 dan pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur pada ruas jalan Tol Tangerang-Merak Seksi I, 6) Pengadaan Tanah untuk PT. PLN untuk unit pembangunan terletak di Kabupaten Tangerang, 7) Pengadaan tanah pembangunan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang, 8). Pengadaan tanah pembangunan kawasan pertanian terpadu terletak di wilayah Kota Cilegon, 9) Pengadaan tanah pembangunan jalan lingkar Utara terletak di Kota Cilegon, 10) Pengadaan tanah kompensasi untuk pembangunan Suter 500Kv Bojonegara-Suralaya seluas ± ,17,96Ha terletak di Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung Kabupaten Pandeglang, 11) Pengadaan tanah lainnya yang tertunda menunggu perpanjangan penetapan lokasi.