Press Realease

Gubernur: Kehadiran KEK Harus Dorong Pendidikan Taraf Internasional di Banten

Photo Name

Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan rapat kerja dengan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Menristekdikti RI) dan Sinar Mas Land selaku pemilik lahan, tentang Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Pendidikan Tinggi di wilayah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Bertempat di Hotel Green Zuri BSD City Serpong, Tangerang, Kamis (13/13/2018). Gubernur berharap, dengan terbentuknya KEK, lembaga pendidikan bertaraf Internasional salah satunya ada di Banten. Untuk itu agar lembaga pendidikan yang ada di Banten kedepannya lebih kompetitif lagi.

 

Pada kesempatan tersebut Gubernur me Menristekdikti RI, menyatakan izinnya atas telah digunakannya lahan milik pusat seluas 1 Ha yang telah dipergunakan untuk pembangunan SMK agar pengunaan dan kepemilikan lahannya diserahkan ke Pemerintah Provinsi Banten.

 

Kemudian sesuai Rancangan Usulan KEK, ujar Gubernur, visinya adalah Terwujudnya Kawasan Pendidikan Tinggi Terpadu di Indonesia yang unggul dan berkualitas dalam inovasi dan SDM IPTEK dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa. Serta Misinya, Mendorong pengembangan pendidikan dan  penelitian Pendidikan Tinggi guna Mendukung lima  program prioritas nasional, Indonesia 2045: Pangan,  chemical, otomotive, electronics dan textile, dan Strateginya, Mendukung Perusahaan pemula berbasis  teknologi (PPBT) dan  pembelajaran teaching factory, serta berlandasan hukum: UU39/2009 Kawasan; UU25/2007 Penanaman Modal; UU12/2012 PendidikanTinggi; Permenristekdikti 50/2018 tentang Perubahan terhadap 44/2015 Standar Nasional Pendidikan Tinggi; Permenristekdikti  53/2018 tentang PTLN (Pendidikan Tinggi Luar Negeri). Tujuan diberikan izin akses PTLN adalah PTLN yang hadir berkualitas di Indonesia khususnya Banten menjadi benchmark bagi PTDN (Pendidikan Tinggi Dalam Negeri), Sumber Daya Manusia (SDM) dengan sertifikat Internasional, Link and mach dengan industri, kebutuhan nasional maupun internasional, mengurangi capital flow, menghemat biaya pendidikan dan mengurangi devisa ke luar negeri, serta kesempatan penelitian, publikasi, inovasi, kolaborasi dan pemanfaatan fasilitas bersama,”ujar Gubernur

 

Sementara itu Mohamad Nasir Menristekdikti mengatakan, dari aspek tempat Kab. Tangerang sangat strategis dijadikan KEK, dan kedepannya akan membangun PT bertaraf Internasional ada disini (Serpong-red) karena ekosistemnya sangat bagus sekali. Keperihatianan Menristekdikti terhadap PT yang ada di Indonesia, dari jumlah 4600 PT yang ada, yang masuk di jajaran kelas dunia hanya ada tiga (3) PT dari Indonesia. Mengenai proses pengusulan lanjut Mohamad Nasir bahwa Surat usulan dan rancangan, surat Menristekdikti kepada Dewan KEK nasional per 20 oktober 2018 serta draft PP KEK Tangerang untuk PT, persyaratannya atas persetujuan Gubernur Provinsi Banten dan Bupati Tangerang,”tutur Mohamad Nasir.