News and Events

Gubernur: Perlu Sinergitas Pengendalian Ruang Daerah Lintas Perbatasan

Photo Name

Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri acara Forum Konsolidasi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Daerah Lintas perbatasan wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jabar, di Aryaduta Lippo Village Karawaci, Tangerang, Kamis (19/4/2018).

 

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa forum konsolidasi ini perlu memformulasikan kebijakan secara bersama-sama dan harus ada tindaklanjutnya. Menurut Gubernur, koordinasi antar kota dan provinsi di Jabodetabek sudah terbangun dan terlaksana pada Kepres Nomor 13 Tahun 1976. Namun belum dirasakan pembangunan dalam bentuk kerjasama itu. Bahkan, sejak dirinya masih menjabat kepala desa tahun 1977 hingga menjadi gubernur sudah ada itu Jabodetabek, bahkan sekarang ditambah Cianjur.

 

Diungkapkan Gubernur, pada waktu Kepres tersebut diterbitkan, muncullah bahwa Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang sebagai pinggiran Ibu Kota. Namun bukan sebagai saudara kandung, faktanya tidak bisa dihindari kini berkembang pesat hingga menjadi daerah-daerah pinggiran menjadi sebuah kota baru.

 

Kedepan, tutur Gubernur, forum daerah ini harus sepaham, jangan ada yang mengaku merasa lebih modern dari Banten. Menurut dia, saat ini Tangerang lebih modern dari Cengkareng karena bandara pun sudah diganti dari Cengkareng menjadi Tangerang Banten. Sehingga bisa meyakinkan kepada masyarakat sebagai daerah yang membangun dan memberikan layanan dan manfaat bagi semua.

 

Ditambahkan Gubernur, tata ruang ini harus bersama-sama, kalau perlu usulnya megapolitan bisa saja dibangun, tanpa batas antara Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Tapi tetap harus menjaga hubungan-hubungan dan menghargai terhadap kekuasaan wilayah administratif masing-masing.