News and Events

Gubernur Minta Lulusan UIN SMH Banten Bantu Entaskan Buta Aksara Al-Qur’an

Photo Name

Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri acara wisuda sarjana 380 lulusan dari berbagai program studi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin  Banten (SMHB), di Gedung Hasan Sadzli, Kampus UIN SMHB, Kota Serang, Sabtu (28/04/2018).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan. Ia berharap, para alumni UIN Banten dapat bermanfaat dan berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Banten yang berakhlaqul karimah.

Gubernur mengungkapkan bahwa lulusan UIN Banten terutama jurusan keagamaan harus terjun ke masyarakat membantu progam pemerintah dalam pengentasan buta aksara terutama baca Al-quran. Pada era yang penuh persaingan ini, Gubernur  juga mengajak para lulusan UIN untuk terjun ke dunia usaha guna mengatasi permasalahan minimnya lapangan kerja yang tersedia.

Menurutnya, UIN Banten harus menjadi pelopor perubahan, para lulusan jangan bergantung pada lapangan pekerjaan, tetapi harus bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Kepada wisudawan, Gubernur juga berpesan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama ini, ditambah pengalaman agar diterima di masyarakat, berjuang untuk bangsa, negara dan Banten khususnya, di tengah permasalahan pendidikan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Gubernur juga mengatakan, wisudawan hendaknya tidak merasa pesimis, dengan ilmunya yang diraih yakin menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat.

Selain itu, Gubernur juga berbicara mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keberagaman dalam suasana Pildaka serentak dan jelang tahun politik 2019 mendatang. Gubernur menegaskan,  keberagaman, persatuan, kesatuan NKRI harus tetap dijaga.

Ia menjelaskan, di Banten terdapat empat kabupaten dan kota yang menyelenggarakan Pilkada, belum lagi jelang tahun politik 2019.  Gubernur berpesan agar seluruh masyarakat dapat berhati-hati, dan harus mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik. Terlebih, berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian tengah melanda seluruh daerah termasuk di Provinsi Banten. Untuk itu, ditengah hiruk pikuk informasi yang berkembang, lembaga pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang bermoral, berakhlak, bermartabat.