Awning Terminal Sukadiri akan Dibor

  • Shiyabatus Sakhowah
  • 78 Views
  • 19 Jul 2018
-

Pembangunan awning di Terminal Sukadiri, Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akan diperkuat dengan memberikan siku bahkan dibor. Ini untuk menghindari agar awning tidak lagi ambruk seperti yang terjadi pada Rabu (18/7/2018).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Banten M Yanuar mengatakan bahwa sesuai dengan instruksi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang memantau lokasi pada Rabu lalu, pihaknya akan memperkuat awning yang akan digunakan pedagang kaki lima selama masa revitalisasi Banten Lama. Hal ini agar awning yang dibangun dan ditempati pedagang tidak kembali ambruk.

“Solusinya bangun lagi dan perkuat sikunya. Langsung dibor dan diiket atau dicor,” kata Yanuar pada Kamis (19/7/2018).

Yanuar mengungkapkan, bila dilihat dari struktur bangunan awning tersebut tidak masalah. Kekurangannya hanya pada penguat bangunan. Karena solusi memperkuat dengan mengikat struktur dengan menggunakan paku bor dapat menjadi pilihan. Ia mengungkapkan bahwa penyebab awning ambruk kemarin lusa adalah karena aspal yang menjadi dasar dari paku bor awning merupakan aspal yang baru berusia dua hari, sehingga masih lunak dan belum keras. 

“Sehingga ketika ada sentuhan sedikit aspalnya pada lepas. Aspal kalau kena panas kan akan memuai,” tuturnya. 

Yanuar mengungkapkan, pihaknya mempersiapkan 500 awning untuk 500 pedagang yang direlokasi dari zona inti Banten Lama ke Terminal Sukadiri. Namun diluar dugaan, jumlah pedagang ternyata membengkak sampai 700 pedagang. Padahal, pendataan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang jumlah pedagang di Banten Lama hanya 425 orang.

 “Ya namanya juga PKL. Kadang anaknya, istrinya, dimasukin,” katanya.

Meski demikian, karena ini merupakan 'operasi kemanusiaan', maka aspirasi pedagang itu akan coba dipenuhi. Asalkan awning yang diserahkan kepada mereka tidak diperjualbelikan. Sebelum menetapkan siapa yang mendapatkan awning pihaknya akan memverifikasi pedagang-pedagang tersebut.

 “Lagian ini kan hanya untuk sementara,” katanya. 

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang Akhmad Benbela mengatakan bahwa lokasi berjualan pedagang di Terminal Sukadiri merupakan lokasi sementara sebelum Kawasan Penunjang Wisata (KPW) selesai dibangun. Bila KPW sudah selesai dibangun dan siap ditempati maka seluruh pedagang akan menempati kios-kios di KPW. 

Saat ini pemasangan instralasi listrik, air, dan pembangunan jalan utama serta jalan lingkungan kios KPW sedang dilakukan. Ia menargetkan pembangunan ini berakhir akhir tahun ini sehingga bisa segera digunakan pedagang. 

"Di KPW itu sifatnya permanen," ujarnya.