Pemprov Bentuk Sekolah Rujukan Inklusif

  • Shiyabatus Sakhowah
  • 76 Views
  • 17 Jul 2018
-

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten tahun ini akan membentuk sekolah rujukan inklusif. Hal tersebut sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 70 Tahun 2009 dan Pergub Nomor 74 Tahun 2014 tentang pedoman pelaksanaan pendidikan inklusif di Banten.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus pada Dindikbud Banten Arkani menjelaskan, pihakya menjalankan amanat tersebut dan mendukung program education for all yang menjadi salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Dengan demikian maka sekolah inklusif di Banten akan tumbuh berkembang, sehingga memberikan kesempatan dan hak bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri yang bermutu namun tidak termasuk dalam sekolah pendidikan khusus,” kata Arkani, Selasa (17/7/2018).

Kata Arkani, salah satu upaya untuk mewujudkan amanat Permen dan Pergub tersebut, pihaknya akan membentuk sekolah rujukan inklusif. Tidak hanya itu, program tersebut akan dikembangkan menjadi kecamatan inklusif dan kabupaten inklusif.

Ia mengaku, tahun ini pihaknya sudah membentuk tim untuk menyusun program tersebut dan melakukan pemetaan terkait program tersebut. Bahkan, sekolah dan guru yang memberikan peluang kepada anak berkebutuhan khusus untuk bersekolah, maka akan diberikan tambahan pendapatan.

“Guru yang ditetapkan sebagai guru inklusif akan mendapatkan honor tambahan sebesar Rp500 ribu per bulan yang berasal dari APBD Banten. Namun, guru tersebut merupakan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Dindikbud Banten,” ungkapnya.

Masih kata Arkani, dalam Pergub dan Permen juga terungkap, tiap kecamatan minimal memiliki satu sekolah inklusif pada jenjang pendidikan SD dan SMP, sedangkan pada jenjang pendidikan SMA dan SMK sebanyak 4 sekolah inklusif pada tingkat kabupaten/kota.

“Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 10 Kota Tangerang dan SMK Negeri 2 Rangkasbitung yang telah menerima anak berkebutuhan khusus untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut,” ucapnya.

“Dan kepada Rofi Firdhan Irhamda siswa anak berkebutuhan khusus yang melanjutkan pendidikan di SMK Negeri 2 Rangkasbitung bisa menyelesaikan pendidikan dan bisa berprestasi. Ini semoga menjadi inspirasi bagi SMA dan SMK lainnya, dan motivasi bagi para siswa dalam dalam membangun respect spirit education for all,” sambungnya.