Plt Kepala Bappeda Langsung Kawal RKPD dan RKUA-PPAS 2019

  • Shiyabatus Sakhowah
  • 25 Views
  • 04 Jul 2018
-

Staf Ahli Gubernur Banten M Yusuf langsung dibebani tugas berat setelah diberi mandat menjadi pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten. Yusuf harus mengawal kegiatan perencanaan vital yang erat kaitannya dengan keuangan daerah.

Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten Samsir mengatakan, adapun tugas berat yang menanti Yusuf adalah dua kegiatan perencanaan yaitu rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2019 dan rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (RKUA-PPAS) tahun anggaran 2019.

"Nanti Plt berat juga tugasnya. (Di dinas) perencana kan enggak bisa sembarangan. Apalagi kita sekarang lagi menyusun RKPD, RKUA 2019," ujarnya, Rabu (4/7/2018)

Samsir menuturkan, dari dua kegiatan tersebut, agenda terdekat yang harus dikerjakan adalah penyusunan RKUA-PPAS. Dokumennya sendiri sudah harus disampaikan ke DPRD Banten pada awal Juli ini.

"Harus selesai di bulan Juli awal-awal lah. Sudah harus disampaikan ke DPRD," katanya.

Meski begitu, ia meyakini jabatan kepala Bappeda segera dijabat pejabat definitif. Sebab, saat ini seleksi jabatan sudah memasuki tahapan akhir. "Tapi enggak lama kok. Sekarang akan lagi seleksi, paling dua bulan," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta mengatakan, saat ini lelang lima jabatan setara eselon II masih terus berjalan. Adapun tahapan yang kini sedang dilakukan adalah menunggu hasil penilaian dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Adapun lima jabatan yang dilelang adalah Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan dan Kepala Biro Umum. Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Perhubungan serta Kepala Dinas Bappeda. “Lagi proses, nunggu hasil LAN. Tesnya di LAN juga,” ujar Ranta. 

Terpisah, M Yusuf mengaku akan menjalankan amanat sebagai Plt kepala Bappeda dengan sebaik-baiknya. Dia juga akan belajar dengan cepat terkait tugas seorang kepala Bappeda agar roda pemerintahan tdiak terhambat.

“(Ditunjuk sebagai Plt kepala Bappeda) TMT (terhitung mulai tanggal) 1 Juli. Saya baru beberapa hari menjabat, sehingga ada beberapa hal yang perlu dipelajari,” tuturnya.

Disinggung apakah ada pesan khusus dari Gubernur Banten, Yusuf mengungkapkan salah satunya adalah mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten untuk selalu berpatokan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). 

“Sesuaikan saja dengan RPJMD, makannya RPJMD diikuti. Itu penilaian kinerja gubernur, makannya OPD ikuti. Selain itu kita rutin menggelar evaluasi sebagai bentuk kontrol,” tuturnya.