250 Personel Amankan Jalur Obor Asian Games

-

Dinas Perhubungan (Dishub) Banten akan menurunkan sedikitnya 250 personel untuk mengamankan jalur lintasan obor Asian Games. Sebab, Banten menjadi salah satu salah satu provinsi yang bakal disinggahi benda yang ikonik dengan pesta olahraga di Benua Asia empat tahunan tersebut.  

Plt Kepala Disub Provinsi Banten Herdi Jauhari mengaku pihaknya sudah menerima paket kebijakan terkait arus lalu lintas kedatangan obor Asian Games. Bahkan Dishub juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan jalur lintasan obor tersebut.  

"Kami sudah menerima instruksi dari (pemerintah) pusat. Bahkan kami juga sudah mempersiapkan petugas dishub kabupaten/kota. Personel dari dishub provinsi sendiri yang disiapkan ada 250 orang," ujarnya pada Jum’at (29/6/2018)

Herdi menjelaskan, obor Asian Games akan melewati sejumlah daerah di Banten dengan titik awal kedatangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya dari Indonesia Asien Games 2018 Organizing Comitte (INASGOC), dari Merak, obor akan bergerak ke Kabupaten Serang dan Kota Serang, tepatnya di Museum Negeri Banten.

“Kita minta bantuan juga ke Pemkot Serang, Cilegon dan Kabupaten Serang. Karena rute obor Asian Games akan melintasi wilayahnya. Untuk jadwalnya akan diinformasikan lebih lanjut lagi,” katanya.

Adapun tugas pengawalan yang akan diemban dishub, yakni akan bertindak sebagai penutup jalan. Sedangkan bukaan jalan dan penggiringan menjadi tugas pihak kepolisian. “Kami juga berkoordinasi dengan pengelola tol karena selama pelaksanaan Asian Games diberlakukan, kebijakan ganjil-genap di sejumlah pintu tol prioritas,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan mengungkapkan, untuk sementara obor Asian Games 2018 akan menapaki Pelabuhan Merak, Cilegon setelah mengarungi Selat Sunda, dari Bandar Lampung.

"Rencana awal, nanti obor Asian Games 2018 akan melintasi Banten. Pertama di Merak, setelah itu lanjut ke Rumah Dinas Walikota Cilegon, kemudian ke Tasik Kardi, lanjut ke Banten Lama, kemudian ke Stadion Maulana Yusuf Ciceri, setelah itu ke Museum Negeri Provinsi Banten atau eks Pendopo Gubernur Banten di Jalan KH Brigjen Sjamun," paparnya.

Seperti diketahui, obor Asian Games 2018 berwarna perak yang didesain perpaduan dua alat beladiri tradisional dari betawi yakni Golok dan Palembang yaitu Skin. Obor tersebut dirancang oleh INASGOC yang mencerminkan semangat untuk terus mengasah diri dan melambangkan persatuan.

Ukuran obor memiliki tinggi 600 mm dan lebar 35-90 mm, dengan berat kosong 1.600 gram dan saat diisi penuh bahan bakar gas propane menjadi 1.725 gram.

Sedangkan Asian Games 2018 ke-18 sendiri akan diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September. Ada 40 cabang yang dipertandingan terdiri atas 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang non olimpiade. Tempat lomba pun di bagi dua, yaitu di Jakarta dan Palembang.