Disperindag Banten Rancang Perubahan Anggaran Rp 19 M

-

SERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten merancang perubahan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-Perubahan sebesar Rp 19 miliar.

Kepala Disperindag Banten Babar Suharso menjelaskan, pada APBD murni tahun ini, anggaran untuk Disperindag Banten sebesar Rp 16,8 miliar.

“Itu masih rancangan, belum kita ajukan, tapi perkiraan kita tidak akan lebih dari Rp 19 miliar, kita realistis saja,” ujar Babar saat ditemui sebelum rapat pertemuan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Kamis (6/7).

Babar menjelaskan, tambahan anggaran diajukan untuk sejumlah program prioritas yang ada di dinasnya. Salah satunya untuk Balai Pelayanan Sertifikasi dan Mutu Barang (BPSMB) yang sampai saat ini belum memiliki angaran di APBD murni.

Menurutnya, BPSMB merupakan lembaga layanan publik, khususnya bagi para pengusaha. “Jadi kalau sudah ada anggaran kita ada percepatan, seperti melengkapi alat laboraturium, mendidik tenaga ahli fungsional, seperti untuk tenaga di laboratorium,” kata Babar.

Khusus untuk lembaga tersebut, lanjut Babar, dirinya mengajukan anggaran Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar. Sisa tambahan anggaran untuk bentuk program lainnya. “Banyak penajaman untuk sinergitas, kita punya rencana pembangunan industri provinsi, itu kan perda dan harus diinisiasi tahun ini, lalu pusat distribusi provinsi seperti pasar induk, itu harus tahun ini. Nah hal seperti itu dulu yang kita prioritaskan,” katanya.

Jika ada kemungkinan penambahan anggaran, lanjut Babar, Disperindag berharap bisa melakukan pengadaan sarana prasarana seperti mobil khusus operasi pasar. Hal terdebut diharapkan ada tahun ini karena menurutnya sinergi pemerintah bersama sejumlah lembaga seperti kementerian, Bulog, dan lembaga terkait lain sudah bagus. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)