Mulai Tahun Ini, Honorarium Panitia MTQ Dipotong Zakat

-

SERANG - Mulai tahun ini, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten memberlakukan pemotongan honorium untuk zakat bagi para panitia yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan MTQ XIV tingkat Provinsi Banten. Pemotongan ini dilakukan atas inisiatif LPTQ Provinsi Banten sebagai lembaga keagamaan di Provinsi Banten, agar para panitia yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan MTQ XIV Provinsi Banten memberikan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen.

“Ini atas inisiatif dari temen-temen di bawah dan Pak Karo Kesra, pembayaran zakat ini hukumnya wajib bagi umat Islam. Bahkan, pak Sekda dan Kepala Kemenag (Kementerian Agama-red) Banten pun sangat setuju dengan pemotongan honor ini untuk zakat,”ungkap Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Syibli Sardjaya, saat menggelar rapat pleno dewan hakim, di Ballroom Hotel Marbella, Anyer, Jum’at, (21/4).

Menurut Syibli, para anggota dan panitia MTQ Banten merupakan orang-orang yang bergelimang wawasan dalam Al-Quran. Bahkan, dalam ayat Al-quran dijelaskan bahwa membayar zakat hukumnya wajib bagi seluruh ummat muslim.  

“Nah untuk membayar zakat ini harus diawali dari diri kita. Kapan kita mulai kalau bukan dari diri kita. Jadi apapun yang kita peroleh, wajib untuk dikeluarkan zakatnya,” paparnya

Syibli mengungkapkan, pihaknya tidak akan memaksa untuk diberlakukannya pemotongan honor panitia MTQ tersebut. Menurutnya, apabila terdapat panitia yang merasa keberatan dengan adanya pemotongan zakat tersebut, pihaknya meminta agar yang bersangkutan dapat berkoordinasi kepada pihak panitia pemberi honor. Karena, membayar zakat harus ada keikhlasan dalam diri sendiri.

“Setelah zakat penghasilah ini terkumpul. Selanjutnya akan diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten sebagai lembaga yang memiliki kredibiltas tentang zakat.” tutupnya.